Tag: Wisatawan Indonesia

  • Menemukan Harmoni Dari Perjalanan Wellness Di AIUla Hingga Saudi Red Sea

    Menemukan Harmoni Dari Perjalanan Wellness Di AIUla Hingga Saudi Red Sea

    Menemukan harmoni dari sebuah perjalanan wisata sudah menjadi kebutuhan masyarakat modern yang sarat kesibukan sehari-hari. Kesehatan dan kebugaran kini tak lagi identik hanya dengan pelarian yang sunyi. Wisatawan kini mencari pengalaman yang membangkitkan indera, memicu kreativitas, dan memberikan energi dari dalam.  Di AIUla Saudi Red Sea, interpretasi baru tentang wellness kian hidup, berpadu dengan lanskap alami yang menenangkan jiwa bisa jadi jawaban.

    Lanskap sinematis AIUla Saudi yang berpadu dengan seni kelas dunia salah satunya ada di Elephant Rock. (Foto: Dok. SCOP3)

    AlUla kini berkembang menjadi salah satu destinasi leisure paling memikat di Saudi, menghadirkan lanskap sinematis yang berpadu dengan seni kelas dunia, kekayaan budaya, serta beragam pilihan wellness yang dirancang untuk menyelaraskan tubuh, pikiran, serta imajinasi. Seiring Saudi memperluas daya tariknya melampaui perjalanan spiritual, hadir sebagai gerbang menuju pengalaman yang lebih bermakna dan berorientasi eksplorasi. Melalui perpaduan alam, budaya, dan perjalanan penuh kesadaran, Saudi mengajak para pelancong, termasuk wisatawan Indonesia yang semakin penasaran untuk menemukan kembali vitalitas dan inspirasi di destinasi yang tidak ada duanya.

    Momen keindahan alami saat matahari terbit di Elephant Rock. (Foto: Dok. SCOP3)

    Di AlUla, eksplorasi wellness hadir melalui momen ketika seni dan alam bertemu. Pendakian saat matahari terbit di Elephant Rock atau berjalan penuh kesadaran di jalur indah Dadan Trail menawarkan pengalaman yang menenangkan di tengah keheningan yang luas nan megah. Sedangkan Maraya beserta instalasi seni gurun di sekitarnya menjadi ruang kreatif untuk refleksi dan inspirasi. Ada juga lokakarya terapi seni, tur fotografi terpandu, sesi sound healing, hingga stargazing di bawah langit malam yang luas membuka cara baru untuk berekspresi dan menemukan ketenangan. Setelah seharian menjelajah, wisatawan dapat bersantai di akomodasi yang dirancang dengan teliti,  mulai dari suasana tenang desert camp Somewhere, kenyamanan eco-luxury di Habitas AlUla, hingga pesona bersejarah dan keramahan bernuansa heritage di Dar Tantora. Kombinasi pengalaman dari petualangan, kreativitas, dan keramahan yang menyenangkan menjadikan AlUla bukan sekadar destinasi, tetapi perjalanan yang lengkap bagi tubuh, pikiran, dan jiwa.

    Bersantai di akomodasi Habitas AIUla yang dirancang dengan teliti demi ketenangan dan kenyamanan wisatawan. (Foto: Dok. SCOP3)

    Di sepanjang pesisirnya, Saudi Red Sea atau Laut Merah menghadirkan ritme healing yang berbeda. Snorkeling di antara terumbu karang berwarna-warni, paddleboarding di atas air biru toska yang tenang, atau mengikuti sesi meditasi laut yang menawarkan mindfulness berbasis alam dengan sentuhan ketenangan tropis. Pendekatan berkelanjutan dalam menjelajahi Saudi Red Sea menghadirkan kedekatan yang lebih dalam dengan alam, menjadikan setiap detik di tepi laut sebagai perjalanan pemulihan dan refleksi.

    Jajaran keindahan terumbu karang warna-warni di Saudi Red Sea. (Foto: Dok. SCOP3)

    Sementara itu, Riyadh menyuguhkan energi budaya yang dinamis. Mulai dari kawasan bersejarah Diriyah hingga ruang seni kontemporer dan galeri yang mengapresiasi desain serta inovasi lokal, ibu kota ini mengajak wisatawan bergerak di antara sejarah dan modernitas. Di seluruh penjuru kota, hadir berbagai  destinasi berorientasi wellness, gaya hidup, dan pusat budaya yang memberi ruang bagi warga maupun wisatawan untuk mengisi ulang energi dengan menggabungkan musik, seni, dan suasana dalam nuansa kosmopolitan yang khas.

    Di luar kota-kota besar, gurun-gurun di Saudi menghadirkan filosofi wellness sendiri. Jalur unta terpandu melintasi bukit pasir keemasan, sesi yoga saat senja di atas hamparan pasir, serta momen hening di tengah langkah yang perlahan, semuanya menginspirasi hadirnya kembali keseimbangan dari dalam. Keseluruhan pengalaman ini menawarkan perjalanan dengan tujuan yang lebih bermakna, mengajak pengunjung melihat Saudi bukan hanya sebagai tempat berkontemplasi, tetapi juga sebagai kanvas untuk menemukan kembali energi, kreativitas, dan semangat tiap individu.

    Saudi sebagai kanvas untuk menemukan kembali energi, kreativitas, dan semangat tiap individu. (Foto: Dok. SCOP3)

    Kalender budaya Saudi yang terus berkembang makin memperkaya pengalaman para wisatawan. Acara-acara yang menjadi sorotan saat ini, seperti Winter di Tantora (18 Desember 2025 – 10 Januari 2026) dan AlUla Arts Festival (5 Januari 2026 – 16 Februari 2026) menjadikan AlUla sebagai panggung untuk kesenian, budaya, dan kreatifitas. Sementara itu di ibu kota, Riyadh Season (Oktober 2025 – Maret 2026) menghadirkan pertunjukan utama, instalasi berskala besar, dan hiburan internasional yang membuat pusat kota terasa semakin hidup. Dengan rangkaian program kelas dunia yang kini berlangsung sepanjang tahun, wisatawan Indonesia bisa merencanakan kunjungan sesuai minat mereka, mulai dari seni dan kreativitas, hiburan, sampai ekspedisi yang membuka wawasan.

    Bagi wisatawan Indonesia, berkunjung ke Saudi kini semakin mudah. Pemegang visa UK, US, atau Schengen yang masih berlaku dan telah digunakan setidaknya sekali dapat mengajukan e-visa atau Visa on Arrival saat bepergian ke Saudi. Bagi mereka yang berkunjung untuk Umrah, perjalanan kini dapat diperpanjang untuk menjelajahi keindahan alam dan kekayaan budaya Saudi di luar dua kota suci. (ANC)

  • Permata Bank X Japan Airlines Travel Fair 2025 Kembali Hadir,  Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Jepang Terus Bertumbuh

    Permata Bank X Japan Airlines Travel Fair 2025 Kembali Hadir, Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Jepang Terus Bertumbuh

    Antusiasme masyarakat terhadap Jepang sebaga destinasi wisata terus menunjukkan tren  yang  positif. Berdasarkan data dari  Japan  National  Tourism  Organization  (JNTO), tercatat  284.600 wisatawan Indonesia  mengunjungi  Jepang pada Januari hingga Mei 2025, meningkat 28,9 persen dibandingkan  tahun  sebelumnya. Secara year-on-year, jumlah  kunjungan dari Indonesia ke Jepang tumbuh 26,7 persen!.

    Sementara itu, data dari internal Permata Bank menunjukkan peningkatan transaksi pembelian paket wisata dan tiket ke Jepang hingga 70 persen selama  tahun 2024. Menariknya, tren  ini  terjadi di  tengah adanya penurunan  jumlah  wisatawan  Indonesia  ke  luar  negeri  sebesar  6,52   persen menurut data BPS Mei 2025. Permata  Bank  bersama  Japan  Airlines  (JAL) kembali menghadirkan ajang Permata Bank x Japan Airlines Travel Fair 2025 yang diselenggarakan pada 17 hingga 20 Juli 2025, di Atrium  2, Ground  Floor-Lippo  Mall  Puri, Jakarta.

    Travel  Fair  ini  merupakan  bagian dari  komitmen  berkelanjutan  Permata  Bank  untuk  terus dapat menghadirkan  solusi  perjalanan yang  lengkap, praktis, dan bernilai  tambah, sekaligus menjadi sebuah one-stop solution  bagi  nasabah  dan masyarakat yang ingin mewujudkan perjalanan impian mereka ke Jepang.

    Glenn  Ranti selaku Division  Head  Corporate  Communications  Permata  Bank mengatakan, “Travel Fair bagi kami bukan sekedar kegiatan promosi, tetapi juga sebagai wadah edukasi dan inspirasi gaya hidup bagi nasabah kami. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat pun bisa  mendapatkan  kenyamanan  penuh dalam  bertransaksi  untuk mewujudkan liburan  impian mereka yang aman, nyaman dan berkesan.

    Sehingga Permata Bank bisa senantiasa menjadi bagian  penting  dari  upaya  nasabah  dalam  menjalani  gaya  hidup  mereka  yang  semakin dinamis dan global melalui berbagai layanan serta penawaran finansial yang terbaik.” Perhelatan Permata Bank x JAL Travel Fair 2025 fase kedua di bulan Juli merupakan respon positif  terhadap  tingginya  antusiasme  masyarakat  terhadap  Travel   Fair  yang  diadakan sebelumnya di awal tahun dan tahun sebelumnya.

    “Kami merasa sangat antusias untuk kembali menyelenggarakan fase ke-2 kolaborasi kami dengan Permata Bank dalam Travel Fair 2025 ini. Bagi Japan Airlines, Indonesia merupakan salah satu pasar prioritas, dan kami melihat minat masyarakat Indonesia terhadap Jepang terus tumbuh dari tahun ke tahun. Kolaborasi ini bukan hanya menghadirkan tiket penerbangan, tetapi juga solusi perjalanan yang menyeluruh.Kami terus berinovasi di setiap fase Travel Fair  untuk  memberikan  pengalaman  perjalanan  yang  nyaman  dan  berkesan,” ujar  Ando Masato, JAL Country Manager. (Red. Elmediora.com | Foto: Dok. Bank Permata)