Tag: Kesehatan Kulit

  • Sains dan Teknologi Terdepan untuk Kesehatan Kulit dan Kulit Kepala Dipaparkan Unilever Indonesia dalam Ajang PERDOSKI XX

    Sains dan Teknologi Terdepan untuk Kesehatan Kulit dan Kulit Kepala Dipaparkan Unilever Indonesia dalam Ajang PERDOSKI XX

    Senantiasa mengedepankan kekuatan sains dan teknologi dalam berinovasi, Unilever Indonesia turut berpartisipasi dalam perhelatan Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PIT PERDOSKI) ke XX di Nusa Dua, Bali pada 10-12 Juli 2025. Membawa inovasi terbaru dari dua brand ternama, yaitu POND’S dan CLEAR, Unilever Indonesia menghadirkan sesi simposium yang mendiskusikan berbagai pengetahuan terkini tentang pentingnya menjaga keseimbangan skin microbiome. Dalam mendukung fungsi skin barrier pada kulit wajah, serta peran penting scalp barrier yang kuat guna mengatasi dan mencegah ketombe datang kembali.

    PIT PERDOSKI mempertemukan ribuan dokter anggota PERDOSKI dari seluruh wilayah Indonesia untuk membahas perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini di bidang dermatologi dan venereologi melalui rangkaian kegiatan ilmiah. Untuk pertama kalinya, di tahun 2025 kegiatan ini digelar dalam skala internasional karena bertepatan dengan penyelenggaraan 1st PAN ASIA CONFERENCE OF DERMATOLOGY 2025.

    Dr. dr. Ketut Kwartantaya Winaya., Sp.D.V.E., Subsp.O.B.K., FINSDV, FAADV selaku Ketua Panitia 1st PAN ASIA dan PIT PERDOSKI XX menyampaikan, “Setiap tahunnya, PIT merupakan agenda tahunan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia, tahun ini Bali mendapat kesempatan menjadi tuan rumah PIT PERDOSKI XX.

    Kolaborasi dengan berbagai pihak diperlukan untuk mendorong inovasi dan memperluas jangkauan edukasi agar kegiatan ini mampu memberikan dampak yang lebih optimal. Tidak terkecuali pihak pelaku industri seperti Unilever Indonesia, berbagai riset yang dilakukan memungkinkan kami untuk memperoleh banyak insight menarik dalam hal pengembangan solusi berbasis sains dan teknologi terbaru. Diharapkan kolaborasi ini dapat meningkatkan pengetahuan para dokter sekaligus memberikan akses yang lebih merata bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi maupun produk yang berkualitas.”

    Di PIT PERDOSKI XX, Unilever Indonesia mempersembahkan simposium bertema ”Unveiling the Scalp & Skin Microbiome: Skin Health and Recent Technological Updates” yang menghadirkan sederetan pakar di bidang dermatologi serta pimpinan R&D Unilever Indonesia. Simposium ini menitikberatkan pada temuan ilmiah mengenai pentingnya keseimbangan skin microbiome serta kekuatan fungsi scalp barrier untuk kulit dan kulit kepala yang sehat.

    Terkait skin microbiome, Dr. dr. Eliza Miranda, Sp.D.V.E, Subsp.D.T, FINSDV, FAADV menjelaskan dalam paparannya, ”Sebagai ekosistem mikroorganisme yang hidup di permukaan kulit secara dinamis, skin microbiome berperan penting dalam menjaga pertahanan kulit secara fisik maupun kimiawi dan mendukung integritas skin barrier. Saat skin microbiome terganggu keseimbangannya, maka akan timbul masalah seperti kulit kering, jerawat, dermatitis atopik, psoriasis, hingga penuaan dini. Terapi yang sedang berkembang di dunia kecantikan, antara lain menggunakan prebiotik, menawarkan solusi yang menjanjikan untuk meningkatkan keseimbangan skin microbiome.

    Menanggapi hal tersebut, Matthew Seal, M.Sc, Head of R&D Beauty & Wellbeing Unilever Indonesia menerangkan, ”Sebagai salah satu pionir yang sejak 2007 mengawali studi mendalam tentang skin microbiome bersama puluhan lembaga penelitian dan universitas ternama dunia. POND’S Skin Institute menghadirkan produk Biome Gel pertama di Indonesia yang memberikan pertahanan pertama terhadap agresor pada lapisan kulit paling luar melalui inovasi POND’S Ultra Light Biome Gel. Dengan kandungan utama berupa jutaan prebiotik, produk ini diformulasikan untuk menyeimbangkan skin microbiome dan menjaga pH alami kulit selama 72 jam non-stop.”

    Inovasi ini tersedia dalam dua rangkaian produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kulit, yaitu POND’S Hydra Miracle Ultra Light Biome Gel dengan Cera-Hyamino™ (perpaduan Pro-Ceramide, Hyaluron, dan Asam Amino) untuk menghidrasi kulit dan menguatkan fungsi skin barrier, serta POND’S Bright Miracle Ultra Light Biome Gel dengan Niasorcinol™ (perpaduan Niacinamide & E-Resorcinol) untuk mencerahkan kulit.

    Sementara dalam hal pentingnya memperkuat fungsi scalp barrier, Prof. Dr. dr. Sandra Widaty, Sp.D.V.E, Subsp.D.T, FINSDV, FAADV memaparkan, ”Kunci untuk mengatasi ketombe dan mencegah ketombe datang kembali adalah dengan memperkuat lapisan pelindung scalp barrier sebagai perisai alami dari gangguan eksternal seperti polusi, sinar UV, dan kelembapan yang tinggi. Temuan terbaru membuktikan bahwa upaya ini dapat dilakukan dengan lebih efektif menggunakan rangkaian produk perawatan kulit kepala yang fungsinya saling menguatkan. Tidak hanya shampoo tapi juga leave-on treatment seperti scalp tonic yang diformulasi khusus untuk menangani ketombe dan memperkuat scalp barrier. Salah satunya yang mengandung Piroctone Olamine dan Niacinamide, dapat menjadi pilihan yang membantu mengelola ketombe lebih efektif dan menjaga kesehatan kulit kepala dalam jangka panjang.” (Red. Elmediora | Foto: Dok. Unilever)

  • Zwitsal X Alfamart Jaga Kesehatan Kulit 3000 Bayi Indonesia

    Zwitsal X Alfamart Jaga Kesehatan Kulit 3000 Bayi Indonesia

    Zwitsal dan Alfamart kembali berkolaborasi dalam program ‘Sahabat Posyandu’ untuk memberikan edukasi dan layanan yang bertujuan membantu ibu menjaga kesehatan kulit bayi di 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) melalui “4 Langkah AKSI”. Diluncurkan di Alfamart MH Thamrin Tangerang, program yang digelar selama bulan Desember 2024 ini didukung pula oleh para bidan berpengalaman dari Ikatan Bidan Indonesia dan menargetkan menjangkau lebih dari 3.000 ibu dan bayi di 34 titik lokasi kota/kabupaten yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

    ”Selama lebih dari 50 tahun, Zwitsal dengan kelembutan dan keharumannya yang ikonik telah menemani perjalanan ibu bersama buah hati mereka melalui rangkaian produk berkualitas. Tidak hanya itu, Zwitsal juga ingin terus mendampingi ibu dalam menjaga tumbuh kembang Si Kecil, khususnya dalam menjaga kesehatan kulitnya, lewat berbagai kampanye dan program edukatif,” Imelda Scherers, Head of Deodorant and Baby Care Unilever Indonesia.

    Hal ini menjadi sangat penting karena kulit Si Kecil lebih sensitif dibandingkan kulit orang dewasa. Lapisan kulit mereka 30% lebih tipis dan masih dalam proses perkembangan sehingga belum dapat berfungsi sempurna. Akibatnya, kelembapan kulit Si Kecil lebih cepat hilang dan rentan akan iritasi, kekeringan, radang, ruam, dan masalah kulit lainnya. Karena masih rendahnya kesadaran untuk menjaga kulit Si Kecil, penyakit kulit menjadi penyebab kesakitan dan kematian tertinggi ketiga di dunia pada bayi dan balita.

    “Berangkat dari berbagai fakta tersebut, Zwitsal kembali bekerja sama dengan Alfamart di program ‘Sahabat Posyandu’ untuk memberikan akses edukasi dan pelayanan kesehatan kulit bagi Si Kecil. Dengan luasnya jangkauan program, sebanyak lebih dari 3000 ibu di berbagai wilayah Indonesia dapat langsung berkonsultasi dengan para bidan anggota Ikatan Bidan Indonesia selaku mitra di rangkaian kampanye ‘1000 HPK Bersama Zwitsal Happy Skin’ yang telah kami gagas sejak tahun lalu,” lanjut Imelda.

    Sebelumnya, para bidan tersebut telah mengikuti kegiatan Training of Trainers yang dipandu oleh sederetan dokter spesialis dari Departemen Dermatologi Venereologi Divisi Pediatrik Fakulitas Kedokteran Universitas Indonesia – Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) guna memastikan bahwa mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk menjaga kesehatan kulit Si Kecil.

    Di program “Sahabat Posyandu”, Zwitsal secara khusus mengangkat edukasi mengenai pentingnya melakukan ‘4 Langkah AKSI’ yaitu Analisis Kulit Si Kecil setidaknya satu bulan sekali dengan 4 langkah mudah: (1) Cek Ruam dan Lecet, (2) Cek Tekstur Kulit, (3) Cek Luka di Kulit, dan (4) Cek Tangisan Si Kecil.

    Dr.dr. Fitria Agustina, Sp. D.V.E., FINSDV, FAAAD selaku Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi & Estetika menjelaskan, “Menjaga tumbuh kembang anak di 1000 HPK bukanlah tugas mudah. Ada banyak hal yang harus ibu pikirkan, seperti asupan nutrisi, stimulasi kecerdasan otak maupun emosi, kebersihan lingkungan, dan banyak lainnya. Sayangnya kesehatan kulit Si Kecil umumnya belum diprioritaskan, padahal memperhatikan kesehatan kulit mereka dengan ‘4 Langkah AKSI’ mampu mendukung optimalisasi tumbuh kembang. Karena bayi dapat terhindar dari penyakit, mendapatkan stimulasi dini dengan bebas bergerak secara aktif, serta waktu istirahat yang berkualitas.” (Rahma | Foto: Dok. Zwitsal)