Tag: fashion

  • Vespa The Empty Space di Milan Fashion Week dan Perkenakan Koleksi Perdana Al Vento

    Vespa The Empty Space di Milan Fashion Week dan Perkenakan Koleksi Perdana Al Vento

    Vespa terus melangkah dari dunia roda dua menuju ranah gaya hidup yang lebih luas—mencakup fashion, selera, parfum, benda, hingga pengalaman unik—tanpa pernah meninggalkan jati dirinya yang selalu identik dengan elegansi, kebebasan, dan ekspresi diri.

    Kini, Vespa membuka babak baru yang berpijak pada sejarahnya, sekaligus menatap masa depan dengan semangatnya yang sama untuk selalu menghadirkan jalan baru. Di pusat kota Milan, tepatnya di Via Broletto 13, Vespa meresmikan Vespa The Empty Space, sebuah concept store yang unik. Hadir di tengah perayaan Milan Fashion Week, ruang imersif ini menjadi panggung revolusi segar yang diwujudkan dengan cara khas Vespa yang tak tertandingi.

    Mengapa disebut Vespa The Empty Space? Karena Vespa selalu punya cara untuk mengubah ruang tradisional menjadi tempat yang terbuka, membentuk garis batas halus untuk diisi dengan pengalaman tanpa batas yang terus berganti. Semua itu mendobrak klise dan stereotip, disatukan oleh semangat hidup yang hanya bisa dibawa Vespa ke seluruh dunia.

    Vespa pun meluncurkan Al Vento, koleksi pertama yang lahir dari semangat bergerak bebas serta mengeksplorasi kota dengan ringan dan autentik. Koleksi ini menampilkan busana berlapis dengan detail khas, mulai dari patch eksklusif, grafis ikonik, serta referensi sejarah Vespa. Semuanya dirancang untuk mereka yang menjalani gaya hidup dinamis dan autentik. Setiap item bercerita, praktis dipakai namun penuh karakter, membawa gaya Vespa dari jalan ke kehidupan sehari-hari dengan sentuhan kontemporer.

    Koleksi pertama, Pilot Dogs, hadir September ini untuk merayakan pertemuan antara kepribadian dan gaya. Seperti seekor anjing, Vespa adalah ikon yang membawa karakter, sikap, dan cara hidup: selalu relevan dengan zaman, mudah dikenali, serta mampu menciptakan koneksi autentik. Seekor anjing, seperti halnya Vespa, bukan sekadar teman, tetapi rekan perjalanan yang mengekspresikan siapa kita dan bagaimana gaya kita, menjadikannya simbol universal karakter dan identitas.

    Bintang dari koleksi ini adalah Dachshund, maskot ikonik nan inklusif yang hadir pada t-shirt, sweatshirt, dan kemeja dengan grafis pop, serta denim wide-leg eksklusif dengan detail ukiran laser. Motif Pilot Dogs hadir dalam cetakan all-over dengan efek menyatu layaknya second-skin, menciptakan narasi kolektif yang playful(Red. Elmediora | Foto: Dok. Vespa)

  • The Beauty, Fashion, and Fragrance Festival (BFF Festival): Sinergi Industri Kecantikan & Fashion

    The Beauty, Fashion, and Fragrance Festival (BFF Festival): Sinergi Industri Kecantikan & Fashion

    Meski sektor kecantikan terus mengalami pertumbuhan pesat, merek lokal masih kesulitan menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam, terutama yang menghargai kualitas dan pengalaman lebih dari sekadar diskon. Demikian pula, industri fashion Indonesia menghadapi tantangan dari masuknya banyak produk impor dengan harga sangat miring, namun dengan craftsmanship yang kurang terjaga dan proses yang tidak ramah lingkungan. Ditambah lagi dengan dominasi fast fashion internasional, yang membuat konsumen semakin sensitif terhadap harga.

    Menyadari berbagai hambatan di kedua industri tersebut, Hanifa Ambadar dan Novita Imelda meluncurkan The Beauty, Fashion, and Fragrance Festival (BFF Festival). Sebuah acara kreatif yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara sektor kecantikan, fashion, dan lifestyle.

    Menjawab Tantangan Industri

    Meski terdengar berdekatan dan saling terkait, namun konsumen, pelaku atau pendiri produk kecantikan dan fashion di Indonesia juga masih banyak yang tidak saling mengenal satu sama lain. Ada cukup banyak pelanggan brand kecantikan lokal yang belum menjadi konsumen jenama fashion lokal, begitu pula sebaliknya.

    Pesatnya pertumbuhan label parfum lokal belakangan ini juga menjadi sebuah keunikan di industri kecantikan. Di tengah maraknya gaya belanja digital atau online shopping, wewangian masih menjadi produk yang tentu lebih menyenangkan jika bisa dibeli secara langsung, dengan pengalaman sensori yang lebih terarah. Untuk itulah BFF Festival ingin menjadi solusi, sebuah wadah crossover dinamis yang menyatukan kecantikan, fashion, dan lifestyle, mengundang audiens baru dan mendukung kemitraan bermakna di berbagai sektor.

    Apa Saja yang Dihadirkan BFF

    Pameran terkurasi ini menampilkan 200  merek kecantikan, fashion, dan wewangian berkualitas di Indonesia. Khusus untuk produk kecantikan terdiri dari brand lokal dan brand internasional yang memang sudah berkontribusi besar untuk Indonesia. Sederet label fashion yang akan ditemui adalah Tulola, Oemah Etnik, Isago, IKYK, NASL, Ria Miranda, KAMI., Ella & Glo, Glashka, dan lainnya. Untuk kategori beauty dan fragrance, ada Wardah, Make Over, Labore, Bhumi, Somethinc, BLP, Jacquelle, Luxcrime, Guele, Mother of Pearl, Ms Glow, Skindewi, Menard, 3CE, dan Tirtir, dan lain-lain.

    Pertunjukan trunk show menarik, menggabungkan narasi fashion dan kecantikan. Ada juga workshop interaktif, edukatif, dan diskusi panel dengan para ahli di industri. Kesempatan networking untuk memicu kolaborasi antara merek, kreator, dan konsumen. Maupun pertunjukan musik dan entertainment lainnya yang menarik, berkolaborasi dengan Love Fest SCTV.

    Menggarisbawahi kolaborasi dan sesuai dengan namanya, BFF yang juga bermakna Best Friends Forever merupakan platform para sahabat untuk berkarya, bertemu, menampilkan sisi terbaik mereka, dan bersenang-senang di dunia fashion, beauty, dan lifestyle. (Red. Elmediora | Foto: Istimewa)

  • Indo Leather & Footwear (ILF) Expo 2025 Tampilkan Ragam Inovasi dari Sektor Kulit dan Alas Kaki

    Indo Leather & Footwear (ILF) Expo 2025 Tampilkan Ragam Inovasi dari Sektor Kulit dan Alas Kaki

    Dalam semangat mendukung pertumbuhan industri kulit dan alas kaki serta memperkuat daya saing pelaku usaha nasional, Krista Exhibitions kembali menghadirkan Indo Leather & Footwear (ILF) Expo 2025. Memasuki edisi ke-18, pameran berskala internasional ini akan digelar pada 14–16 Agustus 2025 dan secara khusus menampilkan ragam inovasi dari sektor kulit dan alas kaki. ILF Expo 2025 menjadi ajang strategis yang mempertemukan para pelaku industri dengan penyedia teknologi manufaktur, mesin industri terkini, bahan baku berkualitas, serta berbagai layanan pendukung yang terintegrasi sekaligus membuka peluang kerja sama bisnis di tingkat nasional maupun global.

    Daud D Salim, CEO Krista Exhibitions dalam sambutannya di konferensi pers menyampaikan, “Industri sepatu dan alas kaki Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Produk-produk kita kini tidak hanya diterima, tetapi juga diakui secara global karena kualitas dan daya saingnya yang semakin kuat. Ini menjadi bukti bahwa pelaku industri dalam negeri mampu menjawab kebutuhan pasar dunia dengan inovasi dan ketangguhan.”

    Lebih lanjut, dia menambahkan, “Melalui Indo Leather & Footwear (ILF) Expo 2025, kami berkomitmen menyediakan wadah strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari produsen, penyedia teknologi, hingga pembeli dari dalam dan luar negeri. Pameran ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi juga motor penggerak transformasi industri, memperluas jejaring global, dan membuka jalan menuju pertumbuhan berkelanjutan bagi para pelaku usaha nasional.”

    Indo Leather & Footwear (ILF) Expo 2025 menghadirkan lebih dari 280 peserta, termasuk 50 UMKM dan diikuti oleh pelaku industri dari 11 negara yakni China, Hong Kong, India, Indonesia, Italia, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Switzerland, Taiwan dan Vietnam. Dan menargetkan 15.000 pengunjung. Produk yang ditampilkan sangat beragam, meliputi alas kaki (sepatu fashion, boots, flat shoes, sandal), produk kulit (untuk fashion, furnitur, aksesori, dan kulit eksotik), serta mesin-mesin pengolahan bahan baku, tekstil, sneakers, dan layanan pendukung industri.

    Sebagai bagian dari rangkaian Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80, Indo Leather & Footwear (ILF) Expo 2025 menghadirkan berbagai acara unggulan, salah satunya adalah Kontes Busana Hari Kemerdekaan: Kebaya & Batik. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara PERWANTI, Krista Exhibitions, dan PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia), serta didukung oleh Sekar Ayu Jiwanta dan juga fashion show eksklusif dari BRUTUS & BURGO.

    Pameran ini juga akan menjadi momen spesial dengan perayaan Anniversary APRISINDO. Talk Show eksklusif akan turut digelar dengan menghadirkan tokoh-tokoh berpengaruh seperti Poppy Dharsono selaku (Ketua Umum Indonesia Fashion Chamber (IFC) dan juga Ketua Umum Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Eddy Widjanarko selaku (Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (APRISINDO), serta Bayu Wicaksono dari Kementerian Perdagangan dengan tema “ Merajut Kolaborasi Fashion dan Manufaktur: Masa Depan Industri Alas Kaki dan Kulit Indonesia”. (Red. Elmediora | Foto: Dok. Krista Exhibitions)

  • Kolaborasi ASICS Sportstyle dengan JJJJound dan SHUSHU/TONG di Paris Fashion Week 2025

    Kolaborasi ASICS Sportstyle dengan JJJJound dan SHUSHU/TONG di Paris Fashion Week 2025

    ASICS Sportstyle Indonesia dengan bangga menjadi bagian dari ASICS Sportstyle Pop-up di Paris Fashion Week dengan membawa filosofi Sound Mind Sound Body. Terinspirasi ketenangan dalam minimalisme Jepang, popup ini menghadirkan ruang yang mengajak pengunjung untuk berhenti sejenak, bernapas, dan kembali terhubung, pada sebuah tempat yang tenang di tengah hiruk pikuk Paris Fashion Week. Pop up ini menghadirkan kesederhanaan dan kemurnian bentuk menjadi kanvas yang kuat untuk menampilkan gaya utama musim ini, GEL-QUANTUM

    360 AMP dan GEL-KINETIC FLUENT. Dua siluet ini memadukan teknologi futuristik dengan desain elegan. GEL-QUANTUM 360 AMP merupakan hasil kolaborasi dengan desain studio JJJJound yang menampilkan fungsionalitas canggih dan kenyamanan tak tertandingi. Sementara, GEL-KINETIC FLUENT merupakan hasil interpretasi dari desainer fashion SHUSHU/TONG yang menawarkan siluet yang lebih lembut dan feminin.

    “Kolaborasi ASICS Sportstyle dengan global fashion brand JJJJound dan SHUSHU/TONG merupakan langkah ASICS untuk mendorong gaya hidup aktif namun tetap stylish. Kolaborasi ini menjadikan ASICS lebih dekat banyak orang, dunia fashion dan terutama generasi muda yang selalu ingin mengekspresikan diri untuk menjaga kesehatan mental serta fisik mereka. Hal ini sejalan dengan filosofi ASICS Sound Mind Sound Body yang mengajak lebih banyak orang untuk bergerak dan terus berkreasi,” ujar Sota Fukushima, President Director ASICS Indonesia.

    GEL-QUANTUM 360™ 1 AMP merupakan kolaborasi keempat dari ASICS dan JJJJound dengan menghadirkan sebuah model yang memberikan sentuhan pada estetika desain vis-tech melalui tampilan serba putih dengan midsole warna putih gading dan detail reflektif halus pada eyelet. Sepatu ini mengedepankan kesan minimalis yang elegan, sekaligus menonjolkan karakteristik teknologi visual yang menjadi ciri khasnya. Diperkenalkan pertama kali pada tahun 2015, GEL-QUANTUM 360™ telah menjadi salah satu siluet ikonik ASICS berkat midsole revolusionernya yang memadukan teknologi GEL™ dan TRUSSTIC™.

    Sementara GEL-KINETIC™ FLUENT, sepatu hasil kolaborasi yang memadukan semangat feminin nan pemberontak khas SHUSHU/TONG dengan struktur avant-garde dan karakter street style dari siluet ikonik ASICS. Terinspirasi dari elemen renda yang menjadi ciri visual utama SHUSHU/TONG, sepatu ini menampilkan detail buatan tangan yang lembut, namun sarat makna emosional, menyiratkan keanggunan vintage yang tetap terasa kontemporer. (Red. Elmediora | Foto: Dok. ASICS Sportstyle Indonesia)