Category: Automotive

  • Drifter Muda Maliq Sukses Sabet Gelar Juara Nasional New Gen 2025 Kejurnas Drift 2025

    Drifter Muda Maliq Sukses Sabet Gelar Juara Nasional New Gen 2025 Kejurnas Drift 2025

    Drifting mobil sungguhan telah menjadi disiplin balap profesional dengan banyak kompetitor muda berbakat di Indonesia. Kegiatan ini digemari karena menantang, memacu adrenalin, dan dianggap sebagai seni mengontrol mobil, terutama di kalangan anak muda yang tertarik pada otomotif. Drifting merupakan salah satu cara mengemudi mobil yang mempunyai teknik tersendiri dengan mengatur pengereman dan ketangkasan mengemudi agar mobil dapat meluncur atau sliding lebih lama.

    Ajang kompetisi drifting kini selalu menjadi pusat perhatian publik Tanah Air, khususnya anak-anak muda yang mempunyai hobi otomotif. Salah satu drifter anak muda berbakat Indonesia yang potensial dikembangkan talentanya adalah Maliq Abbyzandharu Kazuo. Dalam Kejurnas Passion Drift Challenge 2025 pada 22-23 November 2025 di Sentul Otopark, ia sukses tampil dominan di kelas New Gen dan membawa pulang tiga penghargaan sekaligus, termasuk gelar bergengsi Juara Nasional (National Champion) New Gen 2025.

    Maliq berhasil memboyong Juara Nasional 2025 New Gen Class 2025.

    Menaklukkan para rivalnya, Maliq berhasil memboyong Juara Nasional 2025 New Gen Class 2025 berkat raihan akumulasi jumlah poin tertinggi yang dikumpulkan oleh sang pembalap di tiap seri yang terdiri dari 3 seri dan di akhir dijumlahkan. Pembalap dengan poin tertinggi mendapatkan predikat juara nasional.

    “Selain itu, ia juga berhasil menjadi pemenang di seri final Round New Gen Class, yaitu juara 1 di seri ke 3 atau seri terakhir dari kejuaraan Passion Drift Challenge 2025. Maliq pun meraih penghargaan Top Qualifier New Gen, ini adalah juara kualifikasi yaitu pembalap dengan nilai tertinggi pada saat kualifikasi untuk mendapat posisi start paling depan saat balapan berlangsung. Pesaing tertangguh Maliq dalam pertandingan ini adalah M. Aryasatya dengan posisi poin yang sangat dekat dan kunci untuk bisa berhasil menang tak lain berkat latihan yang intens dan konsisten dalam menyetir,” ujar Andre Irawan, Team Manager Club Intertek Maliq Racing Team.

    Berlatih secara intens selama sebulan penuh sebelum balapan adalah kunci kesuksesan.

    “Persiapan yang saya lakukan agar bisa tampil maksimal di Kejurnas Passion Drift Challenge 2025 antara lain persiapan skill dengan wajib berlatih secara intens selama satu bulan sebelum balapan dan termasuk juga latihan di simulator. Lalu, secara fisik saya melakukan olahraga jogging dan fitness ringan,” ungkap Maliq yang juga tergabung sebagai gitaris dalam band SMA Labschool Jakarta.

    Ibu dari Maliq yaitu Wida Yulianita mengatakan,”Maliq mulai belajar menyetir dan hobi drifting di usia 14 tahun. Sebenarnya saya sempat merasa kuatir dan jujur sampai sekarang rasa itu masih muncul saat ia sedang balapan mobil. Namun, rasa ketakutan itu akhirnya jauh berkurang saat mengetahui anak kita sudah mendapatkan perlindungan dengan benar. Seperti saat bertanding dilengkapi helm SNI/FIA, wearpack & shoes sesuai standar, seatbelt harness, roll cage yang proper, dan mobil dicek mekanik. Jadi, semua kebutuhan safety checklist terpenuhi dan di dalam mobil juga ada Alat Pemadam Api Ringan atau APAR. Lalu, cara paling ampuh dan menenangkan mengatasi ketakutan seorang ibu saat anak sedang balapan mobil adalah dilewat doa yang selalu saya panjatkan kepada Allah SWT agar putera saya dalam perlindungan-Nya.”

    Team Maliq Kazuo.

    Sebagai orang tua, Wida melihat bagaimana anaknya benar-benar tekun dan jatuh cinta pada dunia drifting. Dukungan yang ia berikan adalah dengan selalu menemani prosesnya. Mulai dari latihan, menjaga keselamatan, memastikan ia belajar dengan benar dari mentor yang tepat, hingga memberi ruang untuk Maliq mengembangkan bakatnya. Selama Maliq disiplin, bertanggung jawab, dan menikmati setiap progresnya, Wida akan selalu berdiri di belakangnya sebagai pendukung terbesarnya.

    Maliq menambahkan, “Ke depannya di tahun mendatang, saya dan Intertek Maliq Racing Team akan fokus mempersiapkan diri menghadapi kelas Pro 2. Untuk bisa berhasil menyabet berbagai penghargaan di kelas Pro 2, persiapan utama yang dilakukan adalah upgrade mesin mobil. Yaitu melakukan modifikasi secara serius untuk menyesuaikan kebutuhan bersaing di kelas Pro 2 dan untuk skill saya akan ditingkatkan melalui latihan intens selama 2 bulan sebelum seri 1 2026 dimulai.” (SMS | Foto: Dok. Club Intertek Maliq Racing Team)

  • Honda Culture Indonesia Vol.2 Setia ‘Manjakan’ Pelanggan Lintas Generasi Berekspresi & Berkreativitas

    Honda Culture Indonesia Vol.2 Setia ‘Manjakan’ Pelanggan Lintas Generasi Berekspresi & Berkreativitas

    Setelah melalui roadshow di 10 kota besar Indonesia, acara puncak Honda Culture Indonesia Vol.2 resmi digelar oleh PT Honda Prospect Motor pada 15–16 November 2025 di CIBIS Park, Jakarta. Ini menjadi titik temu pengguna dan komunitas Honda dari berbagai daerah. Menghadirkan harmoni antara otomotif, kreativitas, dan budaya urban dalam satu pengalaman dua hari.

    “Kami sangat senang dapat kembali menghadirkan Honda Culture Indonesia untuk kedua kalinya. Acara ini bukan sekadar perayaan otomotif, tetapi juga wadah ekspresi lintas generasi yang menyatukan semangat komunitas, kreativitas, dan gaya hidup. Melalui Honda Culture, kami ingin menunjukkan bahwa Honda adalah bagian dari perjalanan dan kisah masyarakat Indonesia yang terus menyala sepanjang masa,” Shugo Watanabe, President Director PT Honda Prospect Motor.

    Acara Honda Culture dihadiri oleh 37 komunitas aktif Honda yang memiliki sekitar 100 chapter dan lebih dari 50.000 anggota di seluruh Indonesia. Melalui Honda Culture Indonesia Vol.2, Honda menegaskan komitmennya untuk terus mendukung komunitas. Termasuk, memperluas kolaborasi lintas bidang, serta menghadirkan pengalaman yang menyatukan otomotif, kreativitas, dan gaya hidup modern. Terbagi menjadi empat area utama: Main Zone, Lifestyle Zone, Relax Zone, dan Culture Zone, yang masing-masing menawarkan pengalaman berbeda namun tetap terhubung dalam semangat Honda Culture.

    Main Zone Perjalanan & Inovasi Honda

    Sebagai pusat kegiatan, Main Zone menampilkan 17 Special Car & 3 Bike Display yang mewakili perjalanan dan inovasi Honda lintas generasi, termasuk:

    • Model klasik seperti Honda TN-360, Honda S500, dan Honda S800 yang menandai era awal performa Honda.
    • Ikon modern seperti Honda CR-V Gen 1, 2 Civic Estilo, Civic Estilo Mugen, Prelude Gen 3 & 5, CR-X & CR-X del Sol, Civic Nouva EF9, Honda S2000, Honda NSX NA1, Honda Logo, Civic Type R FN2 dan Civic FL 5 Mugen.
    • Koleksi roda dua seperti Honda NSR MC, Honda CB450 “Red Dragon”, dan Honda CB450 Police yang menghadirkan warisan motorsport dan performa tinggi Honda.
    • Zona ini juga menampilkan 10 Regional Favorite Car hasil roadshow di 10 kota besar, yang menghadirkan karakter modifikasi khas komunitas lokal sebagai bagian penting dari perjalanan Honda Culture Indonesia.
    • Sebanyak 24 model dari berbagai komunitas Honda juga turut berpartisipasi, menampilkan karakter khas dan kebanggaan dari masing-masing komunitas di seluruh Indonesia.

    Lifestyle Zone Penuh Aktivitas Seru

    Lifestyle Zone menghadirkan kolaborasi lintas budaya bersama Twilo, memungkinkan pengunjung menikmati kompetisi skate, dance performance, serta workshop bertema kreativitas yang mencerminkan budaya urban generasi muda.

    Komunitas fotografi Hayomoto turut menghadirkan Photo Challenge bertema “Through the Years, Through the Lens”, menampilkan 30 karya terbaik yang terdiri dari 20 foto dan 10 video hasil roadshow serta tantangan on-the-spot. Dari seluruh karya tersebut, tiga yang terbaik akan dipilih sebagai karya unggulan. Hayomoto juga mengadakan workshop “Automotive Photography” untuk berbagi wawasan visual secara langsung kepada pengunjung.

    Zona ini juga menghadirkan F&B Area, Kids Area, booth Honda Genuine Parts, Trunk Market, Marketplace, dan aktivitas lifestyle seperti temporary tattoo, nail art, dan barbershop.

    Relax Zone Eksplorasi Produk Elektrifikasi Honda

    Kegiatsn Relax Zone menawarkan suasana santai dengan berbagai pengalaman inspiratif. Di sini, pengunjung dapat mengunjungi booth Honda Racing Indonesia, melihat langsung Step WGN dengan beberapa aktivitas untuk mengeksplorasi produk elektrifikasi Honda secara interaktif. Area ini juga menampilkan Hayomoto Gallery Walk berisi 15 karya foto terbaik dari perjalanan Honda Culture Indonesia, memberikan ruang apresiasi bagi komunitas fotografi.

    Di Culture Zone Bisa Lakukan Test Drive

    Culture Zone menjadi representasi lengkap kultur Honda di Indonesia, menampilkan:

    • HCI Booth sebagai pusat aktivitas komunitas, termasuk Racing Simulator, Redeem merchandise Honda Culture Canvas kanvas yang berisi penandatanganan simbolik dari 10 kota roadshow sebagai representasi kebersamaan komunitas Honda di seluruh Indonesia.
    • Honda Service Point, menyediakan pengecekan ringan, penggantian oi dan filter, konsultasi teknis, serta penjualan suku cadang dan aksesoris resmi.
    • Pengujian performa kendaraan menggunakan mesin dyno dan berbagai aktivitas interaktif lainnya bagi pengunjung. Pengunjung juga dapat mencoba unit test drive seperti Honda Brio, WR-V, N7X Concept, HR-V e:HEV, dan Step WGN untuk merasakan langsung performa khas Honda.

    Hingga kini, Honda memiliki jumlah komunitas terbanyak dibandingkan brand otomotif lainnya, tumbuh secara organik dari kedekatan konsumen dengan mobilnya. Melalui Honda Culture Indonesia Vol.2, Honda kembali menegaskan perannya sebagai brand yang dekat dengan masyarakat dan terus merayakan budaya, kreativitas, serta semangat kebersamaan di setiap generasi. (SMS |  Foto: SMS)

  • Pencapaian Gemilang OMODA & JAECOO Awal dari Babak Baru Ekspansi Global

    Pencapaian Gemilang OMODA & JAECOO Awal dari Babak Baru Ekspansi Global

    OMODA & JAECOO kembali mencatatkan pencapaian gemilang di pasar global. Sepanjang September 2025, OMODA & JAECOO berhasil menjual 32.840 unit kendaraan di seluruh dunia, sekaligus mencatat rekor ekspor tertinggi sejak pertama kali didirikan. Dalam 29 bulan sejak diluncurkan, total penjualan global OMODA & JAECOO telah menembus 630.000 unit, sementara dari Januari hingga September 2025 saja, penjualan kumulatif mencapai 244.522 unit atau tumbuh 39% dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menegaskan posisi OMODA & JAECOO sebagai bintang baru dalam ekspansi industri otomotif Tiongkok ke pasar global.

    Pertumbuhan pesat ini tak hanya terjadi di satu wilayah, melainkan di berbagai kawasan utama dunia. Di pasar Amerika, khususnya Brasil dan Meksiko, OMODA & JAECOO sukses menghadirkan model-model yang disesuaikan dengan kondisi jalan dan kebiasaan berkendara masyarakat setempat. Hasilnya, penjualan di Meksiko melonjak 40% dibandingkan bulan sebelumnya, menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan di kawasan tersebut.

    Sementara di Asia Tenggara, Thailand mencatatkan performa luar biasa dengan penjualan lebih dari 4.000 unit hanya dalam satu bulan, berkat riset mendalam terhadap kebutuhan konsumen lokal yang mengutamakan ruang kabin, kenyamanan, dan efisiensi biaya.

    Di Eropa, OMODA & JAECOO justru mencatatkan tren positif di tengah penurunan pasar otomotif secara umum. Sebanyak 11.663 unit diekspor ke kawasan ini sepanjang September, didorong oleh peningkatan berkelanjutan pada kualitas produk dan teknologi yang memenuhi standar keselamatan serta regulasi lingkungan Eropa yang ketat. Kualitas tinggi dan desain premium membuat produk OMODA & JAECOO semakin dipercaya oleh konsumen Eropa.

    Faktor pendorong utama lain dari pertumbuhan ini adalah segmen kendaraan energi baru (New Energy Vehicles/NEV). Pada September saja, penjualan NEV mencapai 18.999 unit, atau 57% dari total penjualan global. Dari Januari hingga September, total penjualan NEV sudah menembus 110.000 unit. Salah satu model yang paling mencuri perhatian adalah OMODA 5 SHS-H, yang mencatat penjualan lebih dari 10.000 unit dalam tiga bulan terakhir.

    Berkat desain bergaya modern, teknologi cerdas, serta performa ramah lingkungan yang menarik bagi konsumen muda. Model lainnya, JAECOO J7 SHS, juga terus menjadi primadona dengan 6.471 unit terjual di bulan September dan total lebih dari 70.000 unit sepanjang tahun 2025, dikirim ke berbagai negara seperti Inggris, Spanyol, Italia, Malaysia, Thailand, Australia, Brasil, hingga Meksiko.

    Teknologi Super Hybrid System (SHS) yang diusung J7 menjadi daya tarik utama. Sistem ini memungkinkan efisiensi bahan bakar luar biasa, jarak tempuh panjang, serta perpindahan mulus antara mode bahan bakar dan listrik, menjadikannya solusi ideal bagi berbagai kebutuhan berkendara di seluruh dunia. (Red. Elmediora | Foto: Dok. OMODA & JAECOO)

  • Vespa The Empty Space di Milan Fashion Week dan Perkenakan Koleksi Perdana Al Vento

    Vespa The Empty Space di Milan Fashion Week dan Perkenakan Koleksi Perdana Al Vento

    Vespa terus melangkah dari dunia roda dua menuju ranah gaya hidup yang lebih luas—mencakup fashion, selera, parfum, benda, hingga pengalaman unik—tanpa pernah meninggalkan jati dirinya yang selalu identik dengan elegansi, kebebasan, dan ekspresi diri.

    Kini, Vespa membuka babak baru yang berpijak pada sejarahnya, sekaligus menatap masa depan dengan semangatnya yang sama untuk selalu menghadirkan jalan baru. Di pusat kota Milan, tepatnya di Via Broletto 13, Vespa meresmikan Vespa The Empty Space, sebuah concept store yang unik. Hadir di tengah perayaan Milan Fashion Week, ruang imersif ini menjadi panggung revolusi segar yang diwujudkan dengan cara khas Vespa yang tak tertandingi.

    Mengapa disebut Vespa The Empty Space? Karena Vespa selalu punya cara untuk mengubah ruang tradisional menjadi tempat yang terbuka, membentuk garis batas halus untuk diisi dengan pengalaman tanpa batas yang terus berganti. Semua itu mendobrak klise dan stereotip, disatukan oleh semangat hidup yang hanya bisa dibawa Vespa ke seluruh dunia.

    Vespa pun meluncurkan Al Vento, koleksi pertama yang lahir dari semangat bergerak bebas serta mengeksplorasi kota dengan ringan dan autentik. Koleksi ini menampilkan busana berlapis dengan detail khas, mulai dari patch eksklusif, grafis ikonik, serta referensi sejarah Vespa. Semuanya dirancang untuk mereka yang menjalani gaya hidup dinamis dan autentik. Setiap item bercerita, praktis dipakai namun penuh karakter, membawa gaya Vespa dari jalan ke kehidupan sehari-hari dengan sentuhan kontemporer.

    Koleksi pertama, Pilot Dogs, hadir September ini untuk merayakan pertemuan antara kepribadian dan gaya. Seperti seekor anjing, Vespa adalah ikon yang membawa karakter, sikap, dan cara hidup: selalu relevan dengan zaman, mudah dikenali, serta mampu menciptakan koneksi autentik. Seekor anjing, seperti halnya Vespa, bukan sekadar teman, tetapi rekan perjalanan yang mengekspresikan siapa kita dan bagaimana gaya kita, menjadikannya simbol universal karakter dan identitas.

    Bintang dari koleksi ini adalah Dachshund, maskot ikonik nan inklusif yang hadir pada t-shirt, sweatshirt, dan kemeja dengan grafis pop, serta denim wide-leg eksklusif dengan detail ukiran laser. Motif Pilot Dogs hadir dalam cetakan all-over dengan efek menyatu layaknya second-skin, menciptakan narasi kolektif yang playful(Red. Elmediora | Foto: Dok. Vespa)

  • Kuatkan Posisi di Segmen Kendaraan Niaga maupun Listrik DFSK dan SERES Raih SPK 565 Unit

    Kuatkan Posisi di Segmen Kendaraan Niaga maupun Listrik DFSK dan SERES Raih SPK 565 Unit

    Distributor resmi DFSK dan SERES di Indonesia, PT Sokonindo Automobile mengumumkan perolehan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebanyak 565-unit selama gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Keikutsertaan merek asal Tiongkok ini berlangsung selama pameran yang digelar pada 24 Juli hingga 3 Agustus 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang.

    Di segmen kendaraan niaga, DFSK Super Cab yang dikenal karena ketangguhan dan efisiensinya berhasil membukukan 110-unit SPK. Sementara itu, kendaraan niaga listrik DFSK Gelora E terus menunjukkan daya tariknya di kalangan pelaku usaha. Tipe Blind Van mencatatkan 150 unit SPK, sedangkan tipe Mini Bus membukukan 80 unit SPK. Hasil ini menandakan pergeseran pasar ke arah solusi operasional yang lebih ramah lingkungan dan hemat biaya.

    “Kami bangga dan berterima kasih atas sambutan luar biasa yang kami terima di GIIAS 2025. Angka penjualan ini adalah bukti kepercayaan konsumen terhadap kendaraan kami. Kami berkomitmen untuk terus menyediakan solusi listrik yang andal, dan terus melanjutkan misi kami dalam berinovasi dan mengangkat lanskap otomotif Indonesia,” ujar Alexander Barus, CEO PT Sokonindo Automobile (04-08-2025).

    Untuk kendaraan penumpang, merek SERES yang fokus pada mobilitas listrik modern dan terjangkau, juga berhasil menarik minat konsumen, khususnya pembeli individu dan keluarga muda. Mobil listrik kompak SERES E1 meraih 105 unit SPK, mencerminkan daya tarik kendaraan urban yang stylish dan efisien. Di sisi lain, SUV listrik elegan, SERES 3, membukukan 120 unit SPK, memperkuat tren meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik premium berkualitas. (Red. Elmediora | Foto: Dok. Sokonindo Automobile)

  • Lebih dari 60 Merek Otomotif Global Hadir di Ajang GIIAS 2025 Tampilkan Inovasi Teknologi Kendaraan Bermotor Terkini

    Lebih dari 60 Merek Otomotif Global Hadir di Ajang GIIAS 2025 Tampilkan Inovasi Teknologi Kendaraan Bermotor Terkini

    Pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, resmi dibuka untuk umum pada 24 Juli – 3 Agustus 2025 di ICE, BSD City, untuk kedua kalinya menghadirkan Exclusive Media Day, yaitu hari khusus yang didedikasikan untuk peliputan jurnalis dan peluncuran kendaraan terbaru oleh para peserta.

    Lebih dari 60 merek otomotif global hadir, terdiri dari kendaraan penumpang, kendaraan komersial, sepeda motor dan karoseri serta didukung oleh lebih dari 120 merek dari industri pendukung. Secara resmi memperkenalkan model-model dan teknologi terbaru mereka di hadapan ribuan jurnalis nasional dan internasional yang telah terdaftar.

    “Pada Exclusive Media Day ini, hari khusus yang didedikasikan untuk media, rekan-rekan semua akan menjadi yang pertama menyaksikan dan mendapatkan informasi mengenai inovasi teknologi kendaraan bermotor terkini yang hadir di GIIAS 2025. Kami percaya, inisiatif ini akan memberikan eksposur yang maksimal terhadap penyelenggaraan GIIAS 2025, memberikan hasil positif bagi para peserta GIIAS 2025 dan industri otomotif Indonesia,” ujar Yohannes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO.

    Exclusive Media Day GIIAS 2025 menjadi panggung bagi lebih dari 40 kendaraan baru yang diperkenalkan secara perdana, mulai dari World Premiere, Asian Premiere, hingga Indonesian Premiere. Tak hanya itu, beberapa peserta juga akan menghadirkan kendaraan konsep mereka, yang menampilkan masa depan dan arah pengembangan teknologi otomotif global.

    Mulai Kamis, 24 Juli 2025, GIIAS 2025 akan resmi dibuka untuk umum. Selama 11 hari penyelenggaraan, pengunjung dapat menyaksikan dan mencoba berbagai kendaraan dengan model dan teknologi terkini dari merek-merek otomotif ternama dunia.

    Setelah pameran di BSD Tangerang, GIIAS The Series akan dilanjutkan ke sejumlah kota. Rangkaian kedua akan dimulai dengan GIIAS Surabaya, yang akan diselenggarakan pada 27-31 Agustus 2025 di Grand City Convex, Surabaya. Selanjutnya, GIIAS Semarang akan berlangsung pada 24-28 September 2025 di Muladi Dome, Semarang, dan GIIAS Bandung akan dilaksanakan pada 1-5 Oktober 2025 di Sudirman Grand Ballroom, Bandung. Seri Pameran ini akan ditutup dengan GIIAS Makassar pada 5-9 November 2025 di Sumarecon Mutiara Makassar, yang kembali hadir setelah terakhir kali diselenggarakan pada 2019. (Red. Elmediora | Foto: Dok. GIIAS)

  • Polytron Percepat Produksi Mobil Listrik Polytron G3+ dan G3 di  Purwakarta, Siap Dikirim ke Konsumen

    Polytron Percepat Produksi Mobil Listrik Polytron G3+ dan G3 di Purwakarta, Siap Dikirim ke Konsumen

    Menegaskan kembali langkah strategisnya dalam industri kendaraan listrik nasional. Polytron memulai proses produksi massal pertama Polytron G3+ dan G3 secara semi-knocked down (SKD) di fasilitas PT Handal Indonesia Motor (HIM), Purwakarta, Jawa Barat.

    Berbeda dari pelaku industri otomotif lain yang juga memproduksi kendaraan listrik di fasilitas PT HIM Purwakarta, Polytron berinvestasi secara khusus dalam lini produksi yang lebih modern dan komprehensif. Salah satu investasi integral adalah Polytron satu-satunya produsen yang berinvestasi pada perangkat Dyno Test yang mampu digunakan untuk kendaraan FWD, RWD, hingga AWD dengan pengaturan wheelbase yang fleksibel.

    Sebagai bagian dari komitmen pada aspek keselamatan, Polytron juga menghadirkan tahapan Electric Safety Test dengan jumlah paling banyak secara berlapis di seluruh proses produksi. Terdapat empat titik pengujian utama yang dilakukan secara berurutan untuk memastikan kualitas dan keamanan kendaraan:

    • Setelah pemasangan baterai,
    • Setelah proses perakitan,
    • Setelah rain and water leak test,
    • Serta pada tahap akhir Pre Delivery Center(PDC) sebelum kendaraan dikirimkan ke konsumen.

    “Seluruh proses ketat ini menunjukkan komitmen penuh Polytron terhadap standar keamanan, kualitas produksi, dan kepuasan pelanggan yang merupakan bentuk implementasi visi meningkatkan pengalaman konsumen melalui teknologi, servis, dan produk,” ujar Chief Executive Officer Polytron Hariono.

    Tak berhenti sampai di situ, Polytron juga berinvestasi dalam lini perakitan khusus. Seperti Vacuum Filling Machines (untuk pengisian brake oil, refrigerant, coolant), Dynamic Performance Test Equipment, Safety Testing Equipment, hingga ADAS Calibration Equipment yang sudah full automatic. Sehingga lebih cepat prosesnya, memastikan kendaraan memenuhi standar keselamatan berkendara masa kini. Dengan seluruh kesiapan fasilitas ini, kapasitas produksi Polytron di fasilitas PT Handal dapat mencapai kemampuan maksimal hingga 30.000 unit per tahun.

    Polytron G3+ dan G3 menawarkan fleksibilitas kepemilikan kendaraan listrik melalui dua skema pilihan. Konsumen dapat memilih skema Buy to Own, dengan pembelian unit beserta baterai lengkap dengan garansi baterai 8 tahun atau 180.000 km, garansi kendaraan 5 tahun atau 150.000 km, serta jaminan resale value sebesar 70% dalam 3 tahun.

    Bagi konsumen yang ingin menekan biaya akuisisi awal, Polytron menghadirkan skema Battery-as-a-Service (BaaS), memungkinkan konsumen membeli mobil tanpa harus membeli baterai di awal. Melalui skema BaaS ini, konsumen mendapatkan lifetime battery warranty selama masa sewa, menjadikan kepemilikan mobil listrik lebih fleksibel, terjangkau, dan worry-free.

    Mobil listrik Polytron G3+ dan G3 kini telah tersedia untuk dipesan. Dalam program pre-book ini, konsumen cukup melakukan booking fee sebesar Rp 5 juta tanpa harus langsung melakukan pembayaran penuh. (Red. Elmediora | Foto: Polytron)

     

  • Gelar Hot Hatch of the Year untuk Ketiga Kalinya Diraih Honda Civic Type R di Auto Express Awards 2025

    Gelar Hot Hatch of the Year untuk Ketiga Kalinya Diraih Honda Civic Type R di Auto Express Awards 2025

    Honda Civic Type R kembali menegaskan dominasinya di segmen hatchback dengan meraih penghargaan bergengsi Hot Hatch of the Year untuk ketiga kalinya  pada  ajang Auto Express New Car Awards 2025 di Inggris. Penghargaan ini semakin memperkuat   reputasi   Honda   Civic   Type   R   sebagai   mobil  yang   menawarkan   performa  tinggi, pengendalian yang baik, serta pengalaman berkendara yang fun to drive, sekaligus tetap praktis untuk digunakan sehari-hari.

    Pengakuan dari Auto Express ini bukan hanya menjadi bukti keunggulan teknis dan desain Civic Type R saja, tetapi juga merupakan validasi dari para ahli otomotif independen atas konsistensi kualitas yang selalu   dihadirkan Honda.   Prestasi   ini   sekaligus   mencerminkan   komitmen   Honda   dalam menghadirkan mobil sport yang tidak hanya berfokus pada performa, tetapi juga memberikan nilai lebih bagi konsumen di berbagai situasi berkendara.

    Jordan  Katsianis,  senior writer yang juga  merupakan  salah satu  perwakilan juri  dari Auto  Express menyatakan, “ Honda Civic Type R adalah mobil untuk para pengemudi sejati. Ini bukan hanya mobil yang cepat, tetapi juga sangat menyenangkan untuk dikendarai setiap hari.”

    Honda Civic Type R generasi terbaru (FL5) pertama kali diluncurkan pada tahun 2022 dan dipasarkan secara  global, termasuk  di   Indonesia.   Model  ini  juga  telah   mengantongi  berbagai  penghargaan internasional  lainnya,  seperti  Best  Car  Design  dari  Red  Dot  Award:  Product  Design  2023,  dan memecahkan rekor sebagai mobil berpenggerak roda depan tercepat di Sirkuit Nürburgring, Jerman. Di Indonesia  sendiri,   Honda  Civic  Type   R  turut   meraih   penghargaan  Best  Driving  Experience  dari Carvaganza   pada   tahun   2023,   semakin    mengukuhkan   posisinya   sebagai    mobil   sport   yang mendominasi baik di lintasan maupun jalan raya.

    Auto Express merupakan salah satu media otomotif terkemuka di Inggris yang telah hadir sejak 1988. Media ini  dikenal  luas  berkat  ulasan  komprehensif  mengenai mobil terbaru, berita industri otomotif, serta ajang penghargaan tahunan Auto Express New Car Awards, yang dianggap sebagai salah satu penghargaan paling prestisius di Inggris. (Red. Elmediora | Foto: Dok. Honda)

  • Beberapa Hambatan Besar Para Pengguna EV dalam Adopsi Kendaraan Listrik di Indonesia

    Beberapa Hambatan Besar Para Pengguna EV dalam Adopsi Kendaraan Listrik di Indonesia

    Perusahaan riset berbasis teknologi asal Indonesia, Populix bekerja sama dengan Forum Wartawan Otomotif (FORWOT) mengadakan sebuah diskusi panel. Membahas strategi, inovasi, dan dinamika kompetitif yang membentuk pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia, pada 1 Juli 2025, di Dailah Sajian Nusantara, Jakarta Selatan. Diskusi ini menghadirkan berbagai narasumber ahli. Mulai dari BYD Indonesia, sebagai perwakilan kendaraan roda empat; ALVA, sebagai perwakilan kendaraan roda dua; dan National Battery Research Institute (NBRI) sebagai institut pengembang industri manufaktur baterai di Indonesia.

    Susan Adi Putra, Associate Head of Research for Automotive Populix, menjelaskan, “Sejak mulai diperkenalkan di Indonesia tahun 2010-an, saat ini pasar kendaraan listrik di Indonesia sedang berkembang dengan sangat pesat. Bahkan menurut penelitian, pasar Indonesia sudah termasuk ke kategori “Emerging EV Markets”, melampaui negara berkembang lain yang masih dalam tahap awal. Namun, perkembangan ini bukan tanpa hambatan, ada beberapa tantangan yang masih harus dibereskan bersama khususnya dari sisi pengguna.”

    Populix menemukan ada beberapa hambatan besar dalam adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Hambatan terbesar adalah kendala perawatan yang disebabkan keterbatasan jumlah bengkel yang menerima perbaikan kendaraan listrik. Pasalnya, meskipun sudah hadir lebih dari satu dekade, hingga saat ini masih banyak bengkel yang belum menerima servis kendaraan listrik, bahkan untuk permasalahan selain kelistrikan.

    Menanggapi hal ini, William Kusuma, Head of CEO Office ALVA, mengungkapkan, “Salah satu hal yang dilakukan ALVA untuk menanggulanginya adalah melalui kerja sama dengan bengkel-bengkel di sekitar dealer kami. Kami memastikan setidaknya ada empat bengkel yang bisa melayani kendaraan listrik di setiap satu buah dealer. Hingga saat ini ALVA telah mendukung hadirnya 46 bengkel yang mendukung servis kendaraan listrik di Indonesia. Harapannya langkah serupa juga bisa dilakukan oleh para pelaku industri kendaraan listrik lainnya, sehingga proses adopsi ini semakin lancar.”

    Selanjutnya adalah keterbatasan akses Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang menjadi hambatan terbesar kedua. Hal ini terjadi karena saat ini mayoritas masyarakat masih bergantung pada SPKLU untuk mengisi daya kendaraan listrik mereka. Menurut data Populix, setidaknya 63% pengguna kendaraan listrik roda empat dan 29% pengguna kendaraan listrik roda dua memilih untuk mengisi daya di SPKLU. Pengisian daya di SPKLU dipilih karena dinilai lebih cepat dibanding mengisi daya di rumah.

    Prof. Dr. rer. nat. Evvy Kartini, Founder of National Battery Research Institute (NBRI), menambahkan, “Tak hanya dari infrastruktur pendukung seperti bengkel dan pengisian daya, salah satu hal yang harus segera diteken oleh pemerintah adalah standarisasi baterai yang mendukung interoperabilitas. Pasalnya saat ini jenis baterai dan piranti pengisian daya masih terbatas kepada merek kendaraan masing-masing, sehingga menyulitkan dalam pengisian daya di stasiun pengisian daya lain. Harapannya dengan standarisasi yang sama, masyarakat semakin mudah untuk me-charge kendaraan listrik mereka, dan kemudian mendorong adopsi kendaraan listrik.”

    Interoperabilitas mengacu pada kemampuan baterai dari berbagai merek atau model untuk dapat digunakan secara bergantian atau saling dipertukarkan dalam sistem yang sama. Standard ukuran baterai yang belum sama juga merupakan salah satu aspek penting untuk diperhatikan karena akan mendukung interoperabilitas baterai tersebut.

    Hal ini menjadi sangat signifikan karena dapat memampukan pengisian daya baterai di berbagai stasiun pengisian tanpa dibatasi oleh merek kendaraan listrik yang digunakan. Tak hanya itu, Professor Evvy juga menggaris-bawahi keamanan baterai yang saat ini belum teregulasi dengan baik. Meskipun SNI sertifikasi untuk keamanan baterai seperti SNI 8872 sudah ada sejak tahun 2019, hingga saat ini aturan ini belum di wajibkan oleh pemerintah. Sementara hal ini terkait dengan keselamatan konsumen kendaraan listrik.

    “Harapannya, diskusi yang juga dihadiri oleh para pelaku industri kendaraan bermotor ini dapat semakin mendorong pengembangan lanskap juga adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Dengan tujuan akhir mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil,” tutup Susan Adi Putra. (Red. Elmediora | Foto: Dok. Populix)

  • Ketika Estetika dan Kepribadian Berjalan Beriringan dalam Desain GWM ORA

    Ketika Estetika dan Kepribadian Berjalan Beriringan dalam Desain GWM ORA

    Kendaraan listrik kini kian marak ditemui di Tanah Air. Di tengah berbagai inovasi kendaraan listrik global, satu nama tampil berbeda bukan hanya karena teknologinya, tetapi keberaniannya menyampaikan karakter melalui desain: GWM ORA. Dalam dunia otomotif yang semakin beragam, GWM ORA menawarkan sesuatu yang lebih personal. Sebuah bahasa desain yang tidak hanya menggoda mata, tetapi juga menyentuh sisi emosional penggunanya.

    Filosofi yang Hidup dalam Desain

    Desain pada lini kendaraan GWM ORA tidak pernah lahir dari kebetulan, tetapi dirancang melalui pemikiran yang menyeluruh, menyatukan bentuk, fungsi, dan filosofi dalam harmoni. Tak heran jika nama ORA sendiri memiliki kemiripan dengan “Euler” dalam bahasa Mandarin—referensi pada Leonhard Euler, matematikawan legendaris asal Swiss. Sebuah penghormatan terhadap struktur, logika, dan estetika yang menjadi fondasi banyak inovasi besar, termasuk dalam desain otomotif masa depan.

    Telur memiliki struktur yang sempurna dan lekuk alami yang indah. Permukaannya yang cembung mampu menahan tekanan hingga 120 kali beratnya sendiri. “Kami mengambil inspirasi dari lekukan khas bentuk telur dan prinsip penyebaran tekanan pada cangkangnya. Tim desain kami menerjemahkannya menjadi struktur bodi yang solid secara menyeluruh, mengutamakan keselamatan tanpa mengorbankan keanggunan. Melalui pendekatan ini, kami ingin mengekspresikan kreativitas dan kepribadian dalam setiap model ORA,” ujar Andrew Dyson, Vice President of Design GWM.

    Sentuhan Retro-Futuristik dan Sisi Desain Emosional

    Estetika GWM ORA juga diperkaya dengan pendekatan retro-futuristik, menggabungkan kehangatan nostalgia dengan keberanian melihat ke depan. Pendekatan ini hadir kuat pada model ORA 03, yang dirancang oleh Emanuel Derta, mantan desainer Porsche yang pernah terlibat dalam pengembangan Porsche 911.


    Dengan bodi membulat, lampu depan bundar, serta pilihan warna pastel dan netral elegan, desain ORA 03 menjadi interpretasi emosional dari filosofi “Egg Aesthetic of Life”. Meskipun Derta kini telah meninggalkan GWM, warisan desainnya masih menjadi acuan dalam membentuk karakter emosional ORA yang ekspresif, humanis, dan menyenangkan – sehingga berbeda dengan EV pada umumnya.

    EV Murni dengan Proporsi yang Dioptimalkan

    GWM ORA dirancang dari platform EV murni, yang memungkinkan proporsi bodi yang lebih efisien dan ekspresif. Model seperti ORA 03 menunjukkan bagaimana pendekatan ini menghasilkan kap mesin rendah, overhang depan pendek, serta gril tertutup yang mendukung efisiensi aerodinamis. Namun tidak berhenti di efisiensi, desain ini juga menyuguhkan bentuk yang lembut dan bersahabat secara visual, menciptakan kendaraan listrik yang tidak hanya modern, tetapi juga berkarakter.


    Evolusi Identitas

    Merek GWM ORA sebelumnya dikenal melalui model-model dengan nama khas dan berkarakter manis, seperti Good Cat dan Funky Cat. Namun seiring strategi globalisasi yang lebih matang, GWM kini mengadopsi sistem penamaan numerik seperti ORA 03 dan ORA 07. Format ini tidak hanya menciptakan konsistensi global, tetapi juga memudahkan konsumen memahami segmentasi produk berdasarkan ukuran atau posisi lini.

    Sistem ini telah diterapkan di berbagai pasar dunia, termasuk Eropa, Australia, dan Asia Tenggara, menandakan langkah strategis GWM ORA dalam membangun merek yang inklusif, fleksibel, dan relevan secara global. (Red. Elmediora | Foto: Dok. GWM ORA)