Category: Fashion

  • Kenneth Cole Luncurkan Koleksi Fall/Winter 2025: Modern, Stylish, dan Penuh Percaya Diri

    Kenneth Cole Luncurkan Koleksi Fall/Winter 2025: Modern, Stylish, dan Penuh Percaya Diri

    Brand fashion ikonik asal New York, Amerika Serikat Kenneth Cole, resmi meluncurkan koleksi terbaru Fall/Winter 2025 (FW25) di Indonesia. Momen ini dirayakan dengan sebuah acara spesial di Surabaya, yang bertepatan dengan perayaan satu tahun hadirnya Kenneth Cole di kota ini.

    Musim ini, Kenneth Cole mengangkat tema global “Always On Purpose”. Koleksi FW25 ini menghadirkan energi berani khas New York City yang diterjemahkan ulang untuk gaya hidup modern masyarakat Indonesia. Mengedepankan penggunaan material genuine dan vegan leather, siluet sleek, serta pilihan warna berani, koleksi ini dirancang untuk individu yang bergerak dengan penuh percaya diri dan tujuan.

    Mulai dari para profesional dengan ritme sibuk di Jakarta hingga para pekerja kreatif muda di Surabaya, koleksi ini berbicara kepada mereka yang mampu menyeimbangkan ambisi dan ekspresi personal. Setiap item membawa narasi tentang integritas, mulai dari polished loafers & lace-ups, sculpted heels, hingga versatile carryalls. Koleksi ini juga dilengkapi dengan berbagai palet warna deep maroon, rich brown, dan timeless neutrals yang mencerminkan kekuatan kota besar sekaligus fleksibilitas gaya hidup modern.

    “Tidak terasa sudah satu tahun sejak Kenneth Cole membuka toko pertama kami di Tunjungan Plaza 4 Surabaya. Hari ini kami merayakan momen spesial tersebut bersamaan dengan peluncuran koleksi Fall 2025. Bagi kami, fashion bukan hanya tentang apa yang dikenakan, tetapi juga tentang apa yang diperjuangkan. Terima kasih atas dukungan luar biasa dari para pelanggan di Indonesia, kami berharap dapat terus melangkah bersama di tahun-tahun mendatang” ungkap Kenneth Cole, Founder Kenneth Cole Productions, Inc.

    Melalui koleksi ini, Kenneth Cole kembali menegaskan bahwa fashion bukan sekedar busana, melainkan sebuah pernyataan hidup tentang rasa percaya diri, individualitas, dan keberanian.

    Sebagai bagian dari rangkaian acara peluncuran, Kenneth Cole juga mengadakan Private Preview Event bersama media dan influencer di La Patisserie, Sheraton Surabaya. Menghadirkan afternoon tea bernuansa hangat bersama sosok inspiratif, Amelia Salim, selaku seorang Ibu sekaligus entrepreneur. Beserta aktivitas DIY bag charm workshop yang menambah pengalaman interaktif dan personal bagi para tamu undangan.

    Rangkaian koleksi Fall/Winter 2025 Kenneth Cole akan tersedia bagi konsumen melalui official store di Tunjungan Plaza 4, Surabaya, serta department store seperti SOGO, SEIBU & Central. Produk Kenneth Cole juga dapat diakses melalui platform e-commerce terkemuka, seperti Lineashies.com & Shopee. (Red. Elmediora | Foto: Dok. Kenneth Cole)

  • TUMI Bersama Lando Norris dan Nelly Korda Luncurkan Kampanye ‘Icon Tested’

    TUMI Bersama Lando Norris dan Nelly Korda Luncurkan Kampanye ‘Icon Tested’

    Merek internasional terkemuka untuk travel, gaya hidup, dan aksesori, TUMI meluncurkan “Icons Tested”, sebuah kampanye berani yang mengeksplorasi makna menjadi ikonik. Diceritakan melalui sudut pandang Pembalap Tim McLaren Formula 1, Lando Norris, dan Pegolf Profesional, Nelly Korda, kampanye ini menyoroti kedisiplinan, presisi, dan uji coba tanpa henti yang mendefinisikan pencarian mereka akan keunggulan—standar yang sama yang diterapkan TUMI dalam setiap desainnya. Sama seperti para atlet ini didorong untuk tampil di level tertinggi, produk ikonik TUMI juga direkayasa untuk melakukan hal yang sama: diuji hingga batasnya demi memastikan performa tanpa kompromi.

    Melanjutkan perayaan ulang tahun ke-50 TUMI, kampanye ini menyoroti dua siluet paling ikonik: Navigation Backpack dari koleksi Alpha Bravo dan Celina Backpack dari koleksi Voyageur. Dirancang untuk performa dan disempurnakan melalui uji coba yang ketat, setiap desain memadukan fungsi dengan sofistikasi modern—diciptakan untuk memenuhi kebutuhan para individu dinamis dengan mudah dan penuh tujuan.

    Disutradarai oleh Kiku Ohe dengan potret-potret memukau karya fotografer Simon Lipman, film ganda ini menampilkan Lando dan Nelly melalui momen fokus, repetisi, dan persiapan, memberikan gambaran jujur tentang kedisiplinan dalam rutinitas mereka sehari-hari. Perjalanan mereka mencerminkan proses teliti di balik setiap produk TUMI, di mana desain, pengujian, dan penyempurnaan dijalankan dengan standar tertinggi.

    “Menjadi ikonik bukan datang dari satu momen saja, melainkan dari konsistensi dan evolusi melalui proses. Di TUMI, itu bukan hanya tujuan—melainkan standar. Setiap produk TUMI dirancang untuk diuji, dipercaya, dan tumbuh bersama pemiliknya. Tidak hanya dibangun untuk performa atau estetika, tetapi untuk menemani pelanggan di mana pun mereka berada,” ujar Victor Sanz, Global Creative Director.

    Pada intinya, “Icons Tested” bukan sekadar tentang performa elit—melainkan tentang upaya terus-menerus untuk berkembang serta disiplin yang dibutuhkan dalam proses itu. Kampanye ini mencerminkan komitmen TUMI untuk mendorong batas desain melalui penyempurnaan berkelanjutan dan pengujian di dunia nyata, menyadari bahwa kehebatan diperoleh, bukan diberikan. Lebih dari sekadar perayaan kesuksesan, ini adalah penghormatan pada perjalanan dan produk yang diciptakan untuk bertahan di dalamnya.

    “Konsistensi adalah segalanya. Pekerjaan tidak pernah benar-benar berhenti, apa pun bidangnya. Saya melihatnya di lintasan balap, dan juga bagaimana produk TUMI saya selalu bisa mengikuti ke mana pun saya pergi,” kata Lando Norris. Sementara, Nelly Korda menyampaikan, “Menjadi ikonik bukan berarti sempurna. Ini soal tetap berkomitmen dan menemukan makna dalam momen-momen yang terus bertumbuh. Perjalanan selalu berubah, mengingatkan saya bahwa memiliki pendamping terpercaya di momen itu sangat berarti.”

    Dari repetisi hingga penyempurnaan, “Icons Tested” menghormati mereka yang hadir, bekerja keras, dan mendorong batas performa. TUMI terus merancang bagi mereka yang terdorong untuk maju, menciptakan produk dinamis yang siap menghadapi setiap momen dan memberdayakan ikon di dalam diri penggunanya. (Red. Elmediora | Foto: Dok. TUMI)

  • Clarks Pace, Terobosan Inovasi Baru Sepatu Khusus untuk Berjalan Bukan Sepatu Lari

    Clarks Pace, Terobosan Inovasi Baru Sepatu Khusus untuk Berjalan Bukan Sepatu Lari

    Tahun ini, Clarks tengah merayakan 200 tahun perjalanan dalam dunia craftsmanship dan inovasi. Sebagai brand global dengan DNA yang berakar pada kenyamanan serta footwear berkualitas, Clarks telah menjadi pilihan bagi para pionir dan trendsetter di seluruh dunia. Bertepatan dengan momentum bersejarah ini, Clarks menghadirkan inovasi terbaru melalui peluncuran sepatu performance pertama mereka yang dirancang khusus untuk aktivitas berjalan: Clarks Pace.

    Sepatu Clarks Pace dirancang secara khusus berdasarkan riset ilmiah untuk mendukung performa berjalan, membuatnya berbeda dengan sepatu lari pada umumnya. Studi terbaru menunjukkan bahwa 1 dari 3 orang Amerika (lebih dari 116 juta orang) menjadikan berjalan sebagai aktivitas kebugaran, namun 74% di antaranya masih menggunakan sepatu lari, bukan sepatu yang didesain untuk berjalan. Riset juga membuktikan bahwa berjalan dan berlari memiliki siklus langkah yang berbeda, termasuk pola pijakan dan ayunan, yang memberikan tekanan berbeda pada kaki serta persendian.

    Dawn Porto, Global Head of Product at Clarks, menjelaskan, “Berjalan menjadi kegiatan kebugaran yang populer saat ini, namun banyak orang masih menggunakan sepatu yang sebenarnya dibuat untuk berlari. Artinya, mereka tidak mendapatkan dukungan yang tepat sesuai gerakan tubuhnya. Clarks Pace kini hadir sebagai jawaban. Sepatu ini didesain khusus untuk mendukung gerakan berjalan lebih jauh, lebih lama, dengan lebih nyaman.”

    Teknologi inovatif pada desain Clarks Pace hadir melalui fitur  Infinity Energy Capsules yang tertanam di bagian sol. Fitur ini bekerja dengan menyerap dan memantulkan kembali setiap pijakan, mendorong langkah untuk lebih bertenaga. Sol berlapis ganda juga dilengkapi dengan C360 foam dua lapis terbaru dari Clarks, memberikan bantalan maksimal yang mampu meredam hentakan sekaligus menjaga stabilitas di setiap langkah. Desain S-curve molded heel counter juga melengkapi keunggulan sepatu ini, dengan memberikan kestabilan tumit dan mengurangi tekanan pada Achilles saat pijakan pertama, sehingga sepatu langsung nyaman dipakai tanpa perlu proses “break-in”.

    Clarks Pace telah memperoleh pengakuan resmi dari American Podiatric Medical Association (APMA) karena mendukung kesehatan kaki dan pergerakan alami. Setiap detail pada Clarks Pace telah dirancang untuk bisa menyatukan kenyamanan, teknologi canggih, dan tentunya gaya yang tetap trendi. Clarks Pace memiliki desain modern, siluet ramping berbahan knit yang breathable. Koleksi ini telah hadir dalam berbagai pilihan warna untuk pria dan wanita di Indonesia, diantaranya; Black, White, Grey, Aqua Combi, dan Lime Green Combi. (Red. Elmediora | Foto: Dok. Clark’s)

  • Sepatu Profesional Birkenstock Tangguh, Nyaman, dan Stylish untuk Segala Aktivitas

    Sepatu Profesional Birkenstock Tangguh, Nyaman, dan Stylish untuk Segala Aktivitas

    Dirancang untuk memberikan keamanan dan kenyamanan, BIRKENSTOCK Professional hadir untuk mendukung para profesional yang bekerja di lingkungan dengan tuntutan tinggi serta membutuhkan performa maksimal.

    BIRKENSTOCK, brand global asal Jerman dengan warisan lebih dari 250 tahun, menghadirkan kampanye yang merayakan ketangguhan, kenyamanan, dan fungsionalitas melalui koleksi BIRKENSTOCK Professional, koleksi khusus yang dirancang untuk para profesional di lingkungan kerja yang menuntut performa tinggi.

    Kampanye komunitas ini melibatkan lima sosok penting dari dunia kuliner Jakarta, diantaranya Iwan BedjoLucky SuhermanSasha Sabrina AlatasMichelle Santoso, dan Ade Putri Paramadita, serta pendiri BBQ Mountain Boys, Hedi Rusdian Gunawan dan Gianjar Saribanon. Mereka bersama-sama menjalani rangkaian kegiatan mulai dari farming workshop, sesi memasak privat, hingga outdoor workshop.

    Berfokus pada aktivitas imersif di BBQ Mountain Boys HQ Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat, BIRKENSTOCK mempertemukan para farmerchef, dan penggemar kuliner bersama dalam semangat kolaborasi yang autentik dan aktifMengusung filosofi “farm to table” dengan pendekatan gaya hidup outdoor modern, kampanye komunitas ini memberikan gambaran bagaimana BIRKENSTOCK Professional menjadi bagian penting bagi para profesional dalam menjalani pekerjaan mereka sehari-hari baik di kebun, dapur, maupun area kerja luar ruangan lainnya.

    Berkumpul bersama dengan latar alam Lembang yang asri, para peserta diajak merasakan langsung bagaimana sepatu dari koleksi BIRKENSTOCK Professional memberikan kenyamanan dan mendukung performa saat berjalan di tanah lembab, berdiri lama di dapur, hingga melakukan aktivitas berat seperti membelah kayu dan meracik hidangan di tengah suhu sejuk pegunungan. Seluruh rangkaian aktivitas ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi koleksi BIRKENSTOCK Professional.

    Terdapat dua model utama dari koleksi BIRKENSTOCK Professional: Super-Birki 2.0 dan Profi-Birki. Super-Birki hadir dengan desain slip-on yang ringkas dan kokoh, dimana tersedia dengan pilihan warna black, Ink blue, cork brown, dan mars red. Sedangkan Profi-Birki menawarkan desain lebih tertutup dengan daya cengkeram ekstra dan perlindungan menyeluruh, hadir dalam warna black, thyme, ink blue, dan white. Keduanya terbuat dari material poliuretan berkualitas tinggi, anti selip, mudah dibersihkan, dan lengkap dengan footbed ergonomis yang menopang kaki secara optimal sepanjang hari. (Red. Elmediora | Foto: BIRKENSTOCK)

  • JIM MODELS Perkenalkan Kampanye EVERMŌR & Wajah Baru Berkarakter Kuat Berkelas

    JIM MODELS Perkenalkan Kampanye EVERMŌR & Wajah Baru Berkarakter Kuat Berkelas

    PT Jakarta International Management (JIM MODELS) telah berdiri sejak tahun 2006 dan banyak melahirkan talenta-talenta model terbaik dikancah nasional maupun internasional. Agensi terkemuka ini memiliki spesialisasi dalam representasi model papan atas di berbagai sektor industri fashion, periklanan, dan hiburan.

    Dengan komitmen kuat terhadap profesionalisme, kreativitas, dan keunggulan, JIM MODELS menyediakan platform bagi model baru maupun mapan untuk menampilkan bakat mereka. Kembali menunjukkan eksistensinya di industri fashion Indonesia diluncurkan kampanye terbaru bertajuk “EVERMŌR”. Sebuah selebrasi atas perjalanan hampir dua dekade dalam membentuk, mendukung, dan merayakan para talenta di dunia modeling.

    Melalui video campaign terbaru, JIM MODELS memperkenalkan para wajah baru yang siap meramaikan industri fashion di Tanah Air. Kampanye ini mengusung semangat “Eternity in Style”, sebuah pernyataan bahwa fashion dan modeling bukanlah tren sesaat, melainkan ekspresi diri yang akan selalu menemukan tempatnya. EVERMŌR menegaskan bahwa kecantikan, karakter, dan keberanian untuk tampil otentik adalah nilai yang tidak akan pernah usang.

    Chief Operating Officer (COO) JIM MODELS Yunnyta Tjong mengatakan, kepercayaan dan profesionalisme adalah hal penting yang selalu diberikan saat bekerja sama dengan klien. Power in every step, Clarity in every move adalah keharusan disetiap kegiatan. “Evermor bukan hanya sebuah nama, tapi sebuah pernyataan bahwa JIM MODELS, akan selalu ada, selalu borevolusi dan selalu menginspirasi. Dengan Evermōr, kami ingin menyampaikan pesan bahwa kecantikan, kekuatan, dan ekspresi diri tidak hanya berlaku hari ini tetapi akan selalu menemukan jalannya selama kita terus berani mengekspresikan siapa diri kita,” ujarnya di acara yang berlangsung di Anthem Jakarta pada 15 September 2025.

    Secara khusus Yunnyta memberikan ucapan terima kasih kepada Rudhy Buntaram atas kepercayaan penuh yang diberikan kepadanya untuk menjadi bagian penting dari JIM MODELS, kepercayaan ini akan menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab yang akan dijaga untuk membawa JIM MODELS ke tahap yang lebih tinggi, kreatif, inovatif dan relevan di industri mode dan life style.

    Melalui EVERMŌR, JIM MODELS menekankan bahwa dunia fashion dan modeling bukan sekadar tren sementara, tetapi sebuah perjalanan panjang yang terus berkembang. Model-model yang diperkenalkan lewat kampanye ini bukan hanya wajah-wajah baru, tapi representasi dari karakter yang kuat, berkelas, dan relevan di era saat ini.

    Kampanye ini juga memperkenalkan video visual eksklusif yang melibatkan para talenta kreatif dari berbagai bidang, di antaranya: Creative Director: Anast Lie, Photographer: Raja Siregar, Fashion Director: Ajeng Svastiari, Music Director: Diki Putu, Video Director: Luddy Oocra, dan Makeup by LT Pro: Inka Noer Aprilian. Semuanya bersatu menciptakan narasi visual yang menegaskan pesan bahwa keindahan, kekuatan, dan ekspresi diri tidak lekang oleh waktu. (Red. Elmediora | Foto: Dok. JIM MODELS)

  • Pengalaman Pop-Up Imersif, Cara ELLE Merayakan 80 Tahun Gaya di Indonesia

    Pengalaman Pop-Up Imersif, Cara ELLE Merayakan 80 Tahun Gaya di Indonesia

    Menandai ulang tahunnya yang ke-80, Elle menghadirkan pengalaman pop-up imersif di SOGO Pondok Indah Mall (Ground Floor). Acara ini mengundang para pecinta mode dan budaya untuk menikmati koleksi spesial, aktivitas kreatif, serta kolaborasi eksklusif dengan seniman.

    Perayaan dibuka di Jakarta pada 29 Agustus dan akan berlanjut di berbagai lokasi SOGO hingga akhir September, menyambut generasi baru untuk merasakan semangat abadi ELLE dalam gaya dan ekspresi diri.

    “Selama delapan dekade, ELLE telah merayakan individualitas, kreativitas, dan kepercayaan diri perempuan di seluruh dunia. Membawa ulang tahun ke-80 kami ke Jakarta bersama SOGO memungkinkan kami berbagi semangat itu melalui pengalaman Paris-meets-Jakarta yang menyenangkan. Koleksi terbatas untuk dikoleksi, momen untuk diciptakan, dan komunitas untuk saling menginspirasi,” ujar Plai, Assistant Marketing Manager Lagardère Active untuk Asia Tenggara.

    Pengunjung dapat menemukan luggage cover eksklusif dengan karya seni khusus ulang tahun dari seniman Prancis Marion Charlet, tersedia dalam jumlah terbatas, bersama koleksi pilihan tas, koper, alas kaki, pakaian, dan jam tangan ELLE.

    Aktivasi di Indonesia ini merupakan bagian dari program global ulang tahun ke-80 ELLE, yang digelar dengan tema seni dan persaudaraan perempuan. Sebuah inisiatif global yang menyatukan pameran internasional, kolaborasi dengan 31 seniman perempuan, serta aksi solidaritas bersama ARTCURIAL dan organisasi CARE. Pameran keliling ini akan berlangsung di Osaka (4–11 Agustus 2025), Bangkok (11–16 September 2025), dan New York (14–17 Oktober 2025) sebelum berpuncak di Paris (7–14 November 2025). Dengan lelang amal pada 14 November di ARTCURIAL, yang hasilnya akan disumbangkan untuk mendukung CARE. Jelajahi pameran virtual di www.elle80exhibition.com.

    Setelah peluncuran di Jakarta, pop-up akan hadir di lokasi utama SOGO:

    – Pondok Indah Mall: 29 August – 13 September

    – Kelapa Gading Mall: 14 – 28 September

    – Central Park: 14 – 28 September

    “Kami sangat senang dapat merayakan ulang tahun ELLE yang ke-80 melalui pengalaman pop-up imersif di SOGO. Sebagai destinasi gaya hidup, SOGO berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman mode dan budaya global lebih dekat kepada para pelanggan kami. Kolaborasi ini memungkinkan kami menampilkan semangat gaya dan kreativitas ELLE, sekaligus menawarkan koleksi eksklusif dan momen berkesan bagi para pengunjung di seluruh gerai kami,” ujar Handaka Santosa, Managing Director SOGO Indonesia. (Red. Elmediora | Foto: Dok. ELLE)

  • SukkhaCitta Rayakan 9 Tahun dengan Berikan Penghormatan untuk Ibu Pertiwi

    SukkhaCitta Rayakan 9 Tahun dengan Berikan Penghormatan untuk Ibu Pertiwi

    Merayakan ulang tahunnya yang ke-9, SukkhaCitta meluncurkan PERTIWI: A Modern Heritage Edit, sebuah koleksi yang mengimajinasikan kembali siluet ikonik Indonesia: kebaya, beskap, dan kain berpotongan skulptural, lapisan puitis, dan keanggunan kontemporer. Lebih dari sekadar busana, PERTIWI adalah penghormatan bagi Ibu Pertiwi—Bumi sebagai Ibu—dan bagi perempuan yang meneruskan warisanNya melalui tangan, suara, dan kehidupan mereka.

    Ibu Pertiwi: Ibu, Ingatan, Sumber Inti

    Di Indonesia, Bumi dipanggil dengan nama penuh kasih: Ibu Pertiwi—Ibu, Ingatan, Sumber Inti. Ia bukan sekadar gagasan, melainkan hadir nyata: terasa di tanah, tercium dalam wangi panen, hidup dalam setiap benang yang dipintal dengan tangan.

    Melalui tangan perempuan—petani, pewarna alami, dan penenun—proses regenerasi diteruskan. Mereka bukan hanya bagian dari perjalanan; merekalah denyut yang menjaganya tetap hidup. PERTIWI adalah persembahan bagi mereka: para Penjaga Ibu Pertiwi. “Bagi kami, mereka adalah nadi yang menghidupkan regenerasi. Pahlawan sejati yang menjaga kesinambungan. PERTIWI adalah cara kami menghormati mereka,” ujar Denica Riadini-Flesch, Founder & CEO SukkhaCitta.

    Koleksi: Heritage Modern yang Diimajinasikan Kembali

    Dengan arahan kreatif dari Anastasia Setiobudi, PERTIWI menghadirkan kembali warisan sebagai identitas hidup. Setiap siluet menjadi dialog hening antara tradisi dan transformasi, kelembutan dan kekuatan, seremoni dan keseharian.

    • PERTIWI Kebaya: reimajinasi struktural dengan tiga cara pemakaian, hadir dalam warna simbolik ThreeBark Red dan Nature White.
    • Kebaya Vest: busana ritual harian dengan bordir senada dan jahitan yang presisi.
    • Pagi Sore & Anyam Kain: kain multifungsi dengan drape yang mengalir anggun, dapat dikenakan dengan berbagai gaya.
    • Beskap & Light Beskap: penghormatan pada tradisi yang dirancang ulang dengan sentuhan modern, bahkan dikenakan di panggung dunia oleh Chris Martin dari Coldplay.

    Seluruh koleksi dibuat dari serat tanaman, ditenun dengan teknik tradisional, dan diwarnai secara alami dengan tanaman penyembuh. Filosofi warnanya mencerminkan perjalanan hidup: putih sebagai ok awal, merah untuk pertumbuhan, dan hitam sebagai simbol kekuatan yang mengakar. “PERTIWI adalah bisikan lembut tentang perubahan. Kelembutan menjadi kekuatan, keanggunan adalah kemudahan, dan keindahan adalah rasa memiliki. Inilah modern heritage—hidup, personal, dan penuh makna,” tambah Anastasia sang Creative Director SukkhaCitta. (Red. Elmediora | Foto: Dok. SukkhaCitta)

  • LAKON Indonesia Usung Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo 2025

    LAKON Indonesia Usung Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo 2025

    LAKON Indonesia kembali menorehkan langkah besar di panggung internasional dengan tampil di Osaka World Expo 2025, Kansai, Jepang, salah satu ajang bergengsi dunia yang menjadi sorotan global. Melalui kekuatan desain, craftsmanship, dan narasi budaya, LAKON Indonesia mempersembahkan karya yang mengangkat warisan tekstil Nusantara ke mata dunia.

    Puncak penampilan terjadi pada 8 Agustus 2025 di Unified Diversity Fashion Show – SOROYURU, yang berarti “harmoni dalam perbedaan” dalam bahasa Jepang. Acara ini diselenggarakan oleh Jellyfish Pavilion dan berlangsung di WASSE (Expo Exhibition Centre). Dalam momen ini, LAKON Indonesia mengangkat kekayaan warisan tenun dari Nusa Tenggara Barat, menampilkan koleksi yang memadukan teknik tradisional dengan sentuhan desain kontemporer.

    Kolaborasi Inovasi dan Keberlanjutan

    Untuk perhelatan ini, LAKON Indonesia berkolaborasi dengan Comfiknit, brand asal Hong Kong yang dikenal dengan inovasi tekstil berkelanjutan. “Kolaborasi ini lahir dari konsistensi membangun ekosistem fesyen yang kreatif dan berdaya saing. Ini bukti bahwa usaha kami mendapat pengakuan global,” ujar Thresia Mareta, pendiri LAKON Indonesia sekaligus Advisor JF3.

    Rangkai Keberagaman di Panggung Global

    Unified Diversity Fashion Show – SOROYURU mempertemukan koleksi dari sembilan negara, menjadi perayaan mode di mana tradisi bertemu inovasi. “Bagi kami, Soroyuru adalah lebih dari sekadar presentasi karya. Kami membawa identitas Indonesia ke panggung global, ikut menulis cerita tentang keberagaman. Saat budaya saling menghargai, yang terlahir bukan hanya keindahan, tetapi juga harapan akan masa depan yang lebih harmonis,” tambah Thresia.

    Peran Strategis Osaka World Expo 2025

    Selain tampil di Soroyuru, LAKON Indonesia bersama JF3 Fashion Festival menghadirkan tiga brand alumni PINTU Incubator: Senses, Apakabar, dan Fuguku dalam rolling exhibition pada 4-10 Agustus 2025 di Paviliun Indonesia. Sebanyak 12 koleksi unggulan ditampilkan, memadukan desain, keterampilan tangan, dan nilai budaya Indonesia.

    Sejalan dengan partisipasi ini, LAKON Indonesia juga menghadirkan pop-up store di Lucua Umeda, salah satu pusat perbelanjaan premium di Osaka, dari 7 hingga 13 Agustus 2025. Kehadiran ini memberikan kesempatan bagi publik Jepang untuk merasakan langsung kualitas dan karakter desain LAKON, sekaligus memperkuat positioning brand di pasar internasional.

    Kehadiran LAKON Indonesia di Osaka World Expo 2025 menjadi bagian dari diplomasi budaya Indonesia yang memperluas jejaring industri kreatif global sekaligus membuka peluang pasar baru bagi fesyen Indonesia di Jepang.

    Pengakuan Internasional

    Di ajang ini, Thresia Mareta tampil bersama desainer ternama Jepang, Shinshiro Mizuno, sebagai perancang busana Soroyuru. Mizuno dikenal pernah bekerja dengan Givenchy, Hanaemori, Yuki Tori, John Galliano, dan Alexander McQueen, serta memiliki brand[fuse] dan brand gaun pengantin berlisensi Givenchy.

    Thresia Mareta adalah pendiri LAKON Indonesia, sebuah ekosistem fesyen yang menghubungkan perajin, desainer, dan pelaku industri kreatif untuk menjaga, mengembangkan, dan menyesuaikan craftsmanship Indonesia agar tetap relevan di panggung mode modern, baik di tingkat nasional maupun internasional. (Red. Elmediora | Foto: Dok. LAKON Indonesia)

     

  • Rayakan 10 Tahun Eksistensi Tas Ikonik Loewe Puzzle Lewat Transformasi Berbagai Tema Desain

    Rayakan 10 Tahun Eksistensi Tas Ikonik Loewe Puzzle Lewat Transformasi Berbagai Tema Desain

    Merayakan satu dekadenya, Loewe mempersembahkan pop-up Loewe Puzzle 10 Collection di Plaza Indonesia yang hadir hingga 6 September 2025. Area seluas 100 meter persegi ini mengambil inspirasi dari butik Casa Loewe dengan sentuhan dinding logam berlapis ubin keramik buatan tangan, serta ceruk berlapis beludru yang menampilkan setiap edisi Puzzle 10.

    Sebanyak 19 re-editions tas ikonis dihadirkan bersama dengan desain khusus nan memukau. Beragam teknik hadir di setiap karya, seperti appliqueembroiderycross-stitch dan leather marquetry, lalu ada juga yang bermotif lukisan, bahkan ‘bermain’ sajak puisi. Semuanya dilengkapi dengan plat logam peringatan serta gantungan balon Loewe dan dibuat langsung oleh tangan para artisan di atelier Spanyol dengan sentuhan artistik dan playful yang jadi ciri khas Loewe.

    Sejak pertama kali hadir di panggung Spring Summer 2015, tas berstruktur kubus dan terinspirasi seni lipat origami ini telah disukai dan dikoleksi para pecinta mode. Tidak saja karena bentuknya yang orisinal, tetapi juga filosofi desain yang berpijak pada craftmanship, eksperimen, dan penuh kejutan. Tahun ini, LOEWE merayakan satu dekade Puzzle melalui peluncuran koleksi Puzzle 10, sebuah persembahan khusus yang memadukan kenangan dan inovasi. Setiap Puzzle 10 edisi terbatas ini hanya tersedia satu di seluruh dunia dan ditampilkan bak sebuah pameran lukisan.

    Melengkapi re-edisi tersebut terdapat satu desain baru yang terlihat unik dan penuh simbolisme: Puzzle Confetti. Dengan ribuan potongan kecil dari kulit dan metalik yang dijahit satu per satu, tas ini mengingatkan kita akan petualangan pesta-pesta seru di musim panas dan bersemangat untuk merasakannya kembali di tahun ini. Detailnya bak perhiasan, kombinasi pastel, electric blue, hingga sequins perak membentuk alunan warna yang elegan sekaligus playful. Beberapa di antaranya adalah Puzzle 10 William De Morgan Re-edition SS20 Women’s Precollection yang menghadirkan tas kulit dengan embroidery bermotif bunga dandelion, hingga Puzzle bag bertema sporty, yaitu Puzzle 10 Varsity Re-edition FW18 Men’s Precollection.

    Bagi pengunjung yang ingin memahami lebih jauh, tersedia juga fitur digital interaktif yang mengajak para tamu menjelajahi sejarah Puzzle melalui ponsel mereka. Hal ini menjadi bukti bahwa bagi LOEWE, warisan dan teknologi bukan dua hal yang bertentangan, tetapi saling melengkapi. (Red. Elmediora | Foto: Dok. LOEWE)

  • SHA BLACK, Eksplorasi Artistik Hitam sebagai Palet Utama Menantang Batas Desain

    SHA BLACK, Eksplorasi Artistik Hitam sebagai Palet Utama Menantang Batas Desain

    Sebagai brand yang berfokus pada garis desain yang modern dan eksperimental, SHA BLACK merepresentasikan keberanian untuk tampil berbeda. Melalui koleksi terbarunya yang ditampilkan di panggung Jakarta Fashion & Food Festival (JF3), SHA BLACK pada 1 Agustus 2025 mengangkat hitam sebagai palet utama—bukan sebagai latar, tapi sebagai pernyataan.

    SHA BLACK adalah label fashion kontemporer yang berdiri di bawah payung SHA House. Didirikan oleh perancang busana Indonesia, Oscar Lawalata (Asha Smara Darra), SHA BLACK hadir sebagai eksplorasi artistik atas warna hitam. Menghadirkan desain yang berani, tajam, dan minimalis, namun tetap menonjolkan identitas kuat si pemakainya.

    Koleksi ini menggabungkan material seperti wool, silk, dan cotton, yang dipilih untuk memberikan kesan struktur, sekaligus flow pada busana. Cutting yang digunakan didominasi gaya kontemporer, dengan permainan siluet tajam, bentuk geometris, dan proporsi eksperimental. Motif dan tekstur yang dihadirkan pun abstrak dan subtil sebagai pendekatan artistik.

    Dengan pendekatan desain yang thoughtful dan tegas, SHA BLACK mengusung semangat ekspresi diri dan kebebasan bereksperimen. Warna hitam yang selama ini diasosiasikan dengan kesederhanaan atau latar belakang, justru diangkat menjadi pusat narasi. Setiap potongannya merupakan representasi dari keberanian untuk tampil berbeda tanpa harus ribut, tanpa harus banyak warna.

    SHA BLACK juga membawa nilai keberlanjutan dalam pendekatannya, menggunakan material berkualitas tinggi yang didesain untuk daya pakai jangka panjang. Dengan fokus pada produksi terbatas yang lebih bertanggung jawab secara lingkungan. Sebanyak 34 look akan ditampilkan dalam peragaan busana di JF3. Seluruh koleksi akan tersedia untuk pembelian secara daring melalui situs resmi shahouse.com dan juga secara langsung di Sha House Gallery. (Red. Elmediora | Foto: Dok. JF3 Fashion Festival)