Author: elmediora

  • Agri-Food Arab Saudi Tawarkan Peluang Usaha Baru Sebagai Distributor di Ajang SIAL Inter-FOOD 2025

    Agri-Food Arab Saudi Tawarkan Peluang Usaha Baru Sebagai Distributor di Ajang SIAL Inter-FOOD 2025

    Pada pameran internasional SIAL InterFOOD 2025 yang berlangsung 12-15 November 2025 di JIexpo Kemayoran Jakarta, Pavilion Saudi Arabia di Stand B2 F204, menjadi salah satu stand paling ramai didatangi oleh pengunjung setelah Türkiye dan Korea Selatan.

    Tentunya hal ini tidak mengherankan, mengingat masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim gemar mengomsumsi buah kurma menjelang dan selama bulan Ramadhan setiap tahunnya. Sementara Saudi Arabia (Arab Saudi) dikenal sebagai negara penghasil kurma terbesar kedua (setelah Mesir) yang berkualitas tinggi, seperti:

    Perwakilan dari kurma Barni Mabroom bersama Childa. Kurma Mabroom sangat cocok bagi penderita diabetes karena rasanya tidak terlalu manis.


    Kurma Ajwa

    Orang-orang sering menyebutnya ‘Kurma Nabi’ berwarna hitam pekat, dengan ukuran sedang dan tekstur lembut, agak kering serta memiliki kadar polifenol dan flavonoid tertinggi yang baik untuk kesehatan jantung dan perlindungan sel. Karena itu banyak orang secara rutin mengomsumsi Kurma Ajwa selain untuk menjaga stamina dan kesehatan kardiovaskular, juga karena nilai religiusnya sebagai kurma kesukaan para nabi.

    Kurma Sukkari

    Berwarna kuning keemasan dan dijuluki “Queen of Dates”, karena teksturnya  renyah, lembut  dan sangat manis. Selain itu Kurma Sukkari juga kaya akan antiinflamasi yang cocok untuk orang yang sering merasa lelah, stress, atau aktivitas berat, disebabkan kandungan glukosanya sangat tinggi, hingga membuatnya jadi natural mood booster, yang mampu meningkatkan energi dan mood seseorang.

    Khaled Atkhamis, General Manager Sana Madinah Date Company bersama penerjemah Ibu Tita saat menjelaskan produknya.

    Sebagai negara penghasil kurma berkualitas tinggi dan memiliki lebih dari 37 juta pohon kurma, dari 400 lebih variatas yang tersebar di seluruh wilayah kerajaan, tak mengherankan jika produksi kurmanya juga sangat tinggi setiap tahunnya. Menurut laporan dari Saudi Press Agency di tahun 2024 saja, negara ini mampu menghasilkan tidak kurang dari 1,6 juta hingga 2 juta ton.

    Ahmed Samir bersama para awak media.

    Mencicipi Aneka Kurma, Snack, dan Juice

    Dalam acara Business Matching & Product Tasting Session yang diprakarsai oleh Saudi Exports (Saudi Exports Development Authory) di Pavilion Saudi Arabia, Kemayoran, Elmediora.com berkesempatan mengikuti tur dari stand ke stand (14-11-2025). Bahkan, mencicipi  langsung cita rasa terbaik dan berkualitas tinggi dari industri agri-food Arab Saudi. Mulai dari stand kurma premium yang masih segar, seperti di Stand Barni Mabroom yang rasanya keras kalau buat orang tua, “Namun bisa disiasati dengan meremdamnya di dalam segelas air. Air rendaman kurma inilah yang bagus untuk tubuh,” ujar Childa perwakilan dari Stand Barni Mabroom. Lebih lanjut ia  menjelaskan, jenis kurma Bani Mabroom tidak terlalu manis sehingga cocok buat orang yang ingin mengurangi kadar gula di tubuhya.

    Minuman Sante Juice dengan varian rasa yang menyegarkan.

    Tur selanjutnya, rombongan jurnalis  singgah di stand Sante yang menawarkan jus segar dengan berbagai varian rasa dari buah segar seperti mangga, nanas, apel, jeruk dan lain sebagainya. “Produk juice kami less sugar, dan kami sudah ekspor ke sepuluh negara tetapi untuk  Indonesia kami belum punya. Kami sedang mencari distributor yang tepat,” ujar Mohamed Wahied Eldin Adullatif  dari perwakilan jus Sante.

    Stand Sana Madinah Dates Company menjadi stand paling ramai dikunjungi karena varian produknya banyak dan sangat ramah. Semua pengunjung bisa puas mencicipi kurma-kurmanya.

    Gerbang Peluang Usaha

    Perjalanan menikmati cita rasa industri agri-food Arab Saudi juga tidak ketinggalan mengunjungi stand Castle Farms, “Castle Farms adalah Perusahaan yang asalnya dari Madinah dan memiliki cabang usaha di Bekasi Barat, dan sudah juga memiliki distributor di seluruh Indonesia sejak tahun 2010,” ujar Nazar perwakilan dari Castle Farms. Nazar menjelaskan lagi bahwa, setiap tahun Castle Farms pameran SIAL InterFOOD untuk mengenalkan produk-produknya khususnya kurma yang berasal dari Madinah. Kurma ditawarkan cukup beragam, selain Ajwa dan Sukkari, ada Madjoul, Sigae, Mabroom, Safani, dan Barni. “Produk dari Castle Farms 80% sudah bisa dibeli di market place, modern market, seperti Lotte Mart, Ranch Market, Total, dan masih banyak lagi, “ ungkapnya.

    Ahmed Samir Tawfik dari Retaz Alghala Factory dengan produk biskuitnya.

    Acara yang dipandu oleh Ibu Tila dari pihak penyelenggara ini, berakhir di stand Sana Madinah Dates Company dengan berbagai produk kurmanya antara lain Azwa Al Madinah, Choppes Dates, Maamoul Dates, Dates Powder, dan lain sebagainya. Sekaligus menjadi pintu gerbang istimewa terciptanya peluang usaha baru bagi para Buyers, Importirs, Retailers, dan Wholesalers untuk  berhubungan langsung dengan 14 produsen terkemukan di bidang makanan dan minuman dari Kerajaan Arab Saudi, terutama para pengusaha atau distributor buah kurma. (SMS/Foto: SMS)

  • SIAL InterFOOD 2025 Pengunjung Bisa Mengikuti Seminar Industri, Business Matching, dan Kompetisi Kuliner

    SIAL InterFOOD 2025 Pengunjung Bisa Mengikuti Seminar Industri, Business Matching, dan Kompetisi Kuliner

    Memasuki tahun penyelenggaraan ke-26, pameran internasional SIAL InterFOOD 2025 resmi dibuka hari ini di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Diselenggarakan oleh Krista Exhibitions, kembali menjadi wadah inspiratif bagi para pelaku industri untuk menampilkan inovasi, memperluas jejaring bisnis, dan menjajaki peluang kemitraan internasional.

    Selama empat hari penyelenggaraan, mulai 12 hingga 15 November 2025, pameran ini menampilkan beragam inovasi, inspirasi, serta peluang bisnis terkini di sektor makanan, minuman, jasa boga, hotel, restoran, kafe, dan bakery. Lebih dari 1.500 peserta dari 26 negara, termasuk dari Indonesia berpartisipasi 100 UMKM unggulan Indonesia dengan produk inovatif dan siap ekspor.

    Pameran diramaikan oleh beragam program pendukung yang edukatif, interaktif, dan inspiratif. Pengunjung dapat menikmati rangkaian kegiatan menarik seperti seminar industri, business matching, kompetisi kuliner profesional, hingga workshop yang menghadirkan para pakar dan praktisi berpengalaman di bidangnya.

    Di antaranya “Artisan Tea – Harmony of Science and Art” persembahan Asosiasi Artisan Teh Indonesia yang menggabungkan seni dan sains dalam penyajian teh. Selain itu, Workshop Lamb Butchery oleh Aussie Meat Academy memberikan pelatihan mendalam mengenai teknik pemotongan daging domba profesional. Sementara seminar LPPOM MUI bertajuk “Understanding Indonesia’s Halal Certification Requirements” membahas regulasi dan peluang besar pasar halal nasional.

    Dua kompetisi kuliner bergengsi, La Cuisine Competition, tahun ini menghadirkan lebih dari 1.000 peserta dari delapan negara yang menampilkan kemampuan terbaik mereka melalui berbagai cooking dan baking demo. Ajang ini menjadi salah satu kompetisi kuliner profesional terbesar di kawasan Asia. Sebanyak 104 juri nasional dan internasional akan menilai setiap kategori perlombaan, mencakup kreativitas, teknik penyajian, cita rasa, hingga inovasi kuliner.

    Kompetisi ini menjadi wadah prestisius bagi para chef, pelajar kuliner, dan profesional industri untuk menampilkan keahlian terbaik mereka sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner dari masing-masing negara di panggung internasional. Selain seribu chef yang berkompetisi dalam ajang La Cuisine, ratusan chef profesional lainnya turut menampilkan keahlian mereka melalui inovasi produk dan penerapan teknologi terkini yang dihadirkan oleh para exhibitor. Sinergi ini menjadi sumber inspirasi bagi para pelaku industri makanan dan minuman, sekaligus mendorong penguatan jejaring B2B dan B2C secara berkelanjutan.

    Sementara itu, ICAB SIROC Competition 2025 kembali hadir sebagai ajang kompetisi bergengsi bagi para barista dan profesional kopi Indonesia. Kompetisi ini menjadi wadah untuk menampilkan keahlian, kreativitas, dan dedikasi dalam seni meracik kopi, baik melalui teknik manual brew maupun inovasi penyajian modern. Dengan menghadirkan para juri berpengalaman dan peserta terbaik dari berbagai daerah. (Red. Elmediora | Foto: Dok. Krista Exhibition)

     

     

  • JF3 Tanda Tangan MOU dengan Pemerintah Metropolitan Busan & Ramaikan Busan Fashion Week 2025

    JF3 Tanda Tangan MOU dengan Pemerintah Metropolitan Busan & Ramaikan Busan Fashion Week 2025

    Memperkuat posisi Indonesia di kancah mode internasional, JF3 Fashion Festival secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan Pemerintah Metropolitan Busan, yang ditandatangani oleh Wali Kota Busan, Chairman JF3 Fashion Festival, dan Presiden Asosiasi Tekstil dan Industri Mode Busan.

    Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam membangun kolaborasi antara Indonesia dan Korea Selatan di bidang mode dan industri kreatif. Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen untuk mengembangkan jaringan pertukaran pengetahuan, program pengembangan desainer, serta peluang bisnis yang berkelanjutan di kawasan Asia.

    Tiga Desainer Indonesia di Busan Fashion Week

    Dalam kesempatan yang sama, JF3 Fashion Festival membawa tiga fashion creator Indonesia untuk tampil di Busan Fashion Week 2025 pada 30 Oktober 2025, serta di Mini Trunk Show di Lehans, Seoul, pada 31 Oktober 2025 dan HiSeoul Showroom pada 1–3 November 2025, menghadirkan tiga desainer terkurasi yang mewakili wajah baru mode Indonesia: LAKON Indonesia, Hartono Gan, dan Ernesto Abram.

    LAKON Indonesia menampilkan koleksi bertema “URUB”, yang mengangkat filosofi transformasi melalui penyempurnaan. Koleksi ini menampilkan interpretasi modern dari teknik sulam dan tenun tradisional Indonesia, memadukan detail manual dengan siluet kontemporer yang tenang dan berkarakter. Hartono Gan menghadirkan karya yang menonjolkan tailoring eksperimental dengan konstruksi arsitektural, merepresentasikan kekuatan bentuk dan disiplin desain yang berpadu dengan sensibilitas modern Asia.

    Sementara, Ernesto Abram menampilkan koleksi yang menggabungkan unsur romantisisme dan kebebasan, lewat permainan warna lembut, volume organik, dan sentuhan tekstur yang menggambarkan ekspresi personal yang jujur dan artistik. “Kami ingin memperluas makna dari kata ekspansi. Bagi kami, ini bukan hanya tentang tampil di panggung, tapi tentang membangun fondasi masa depan bersama,” ujar Thresia Mareta, Advisor JF3 Fashion Festival sekaligus Founder LAKON Indonesia.

    Angkat Potensi Kreatif Indonesia di Asia

    Langkah JF3 Fashion Festival di Busan melanjutkan komitmen festival ini untuk mengangkat potensi kreatif Indonesia ke level regional dan global. Dalam empat tahun terakhir, JF3 telah memperkuat posisinya melalui berbagai kolaborasi internasional, termasuk kerja sama dengan Prancis, dan kini meluaskan jejaring ke Korea Selatan.

    JF3 percaya bahwa Asia memiliki kekuatan untuk menjadi pusat kreativitas dunia dengan budaya, keterampilan, dan inovasi sebagai fondasinya. Melalui kolaborasi dengan Busan, JF3 bertekad membangun jejaring kreatif Asia yang berorientasi pada masa depan, di mana kreativitas menjadi bahasa bersama untuk pertumbuhan ekonomi dan budaya.

    Thresia menambahkan, “Kami percaya bahwa kolaborasi adalah bentuk kompetisi baru,”. “Indonesia dan Korea memiliki semangat yang sama; menghormati warisan budaya, sekaligus berani berinovasi. JF3 hadir untuk menjadi jembatan antara dua negara, agar kolaborasi ini tidak berhenti di panggung, tetapi berlanjut dalam bentuk kerja sama nyata dan berkelanjutan.” (Red. Elmediora | Foto: Dok. JF3)

  • Panduan Sepatu Untuk Wedding Season: Tampil Elegan dan Nyaman dengan Koleksi Cole Haan

    Panduan Sepatu Untuk Wedding Season: Tampil Elegan dan Nyaman dengan Koleksi Cole Haan

    Musim pernikahan atau wedding season kembali hadir, dan undangan pesta datang silih berganti. Dari pesta di ballroom hingga perayaan di taman, tamu pernikahan dituntut untuk tampil rapi dan elegan, namun tetap membutuhkan kenyamanan agar dapat menikmati acara hingga akhir malam. Karena meskipun gaun dan jas menjadi sorotan, sepatu adalah kunci agar Anda tetap percaya diri dan bebas bergerak sepanjang hari.

    Menjawab kebutuhan di tengah musim pernikahan, Cole Haan memiliki koleksi Fall dan Winter 2025, yang memadukan desain klasik dengan teknologi kenyamanan modern. Berikut tips dan panduan memilih sepatu terbaik untuk menghadiri pesta pernikahan, sekaligus rekomendasi dari koleksi terbaru Cole Haan.

    Prioritaskan Kenyamanan Tanpa Harus Mengorbankan Gaya

    Pesta pernikahan bisa berlangsung berjam-jam, mulai dari akad hingga resepsi di malam hari. Karena itu, sepatu dengan bantalan lembut dan fleksibilitas tinggi adalah investasi penting. Coba Ledley Grand Cap Toe Oxfords atau Ledley Grand Penny Loafers, yang dibuat dari kulit premium dengan desain elegan dan formal. Kedua model sepatu ini ideal untuk tetap tampil rapi, nyaman berdiri dan bersosialisasi sepanjang acara.

    Pilih Desain yang Timelessdan Serbaguna

    Sepatu bergaya klasik selalu menjadi pilihan aman untuk menghadiri pernikahan. Siluet oxfords yang rapi mudah dipadukan dengan setelan jas atau celana tailored, baik untuk tema acara semi-formal maupun formal. Koleksi Foster Grand Wholecut Oxfords menawarkan tampilan sleek dan mewah yang sempurna untuk pesta malam.

    Untuk Tamu Perempuan: Anggun Namun Tetap Terasa Nyaman

    Sepatu hak sering jadi dilema utama bagi tamu wanita, karena tampil cantik dengan heels sering berarti menahan rasa pegal. Namun, mengenakan sepatu hak tinggi yang nyaman sangatlah mungkin dengan Grand Ambition Pump dari Cole Haan. Dilengkapi Grand Lux Technology, sepatu ini memiliki bantalan tersembunyi yang menopang kaki dari siang hingga malam, membuat Anda tetap terlihat elegan tanpa rasa sakit di akhir acara.

    Perhatikan Lokasi & Tema Acara

    Setiap lokasi pernikahan menuntut jenis sepatu yang berbeda. Untuk pesta outdoor di taman atau tepi pantai, loafers bisa menjadi pilihan praktis. Sementara untuk pesta formal di ballroom atau area indoor, sepatu oxfords dengan sentuhan glossy memberikan kesan sophisticated. ØriginalGrand Cityspectre Wingtip Oxfords menjadi opsi ideal untuk acara indoor, dengan siluet yang sleek dan bantalan ENERGYFEEL™ Foam yang memberikan pantulan di setiap langkah.

    “Koleksi terbaru Cole Haan menghadirkan keseimbangan antara kenyamanan dan gaya, menjadikannya pilihan ideal untuk momen istimewa seperti pernikahan. Kami ingin setiap orang dapat menikmati acara tanpa harus khawatir dengan kenyamanan dan gaya dari sepatu yang mereka kenakan,” ujar Inderpreet Singh, Vice President Footwear & Active Kanmo Group.

    Dengan desain dan teknologi inovatif, koleksi Cole Haan Fall dan Winter 2025 menjadi sahabat sempurna untuk setiap undangan, memastikan Anda tampil percaya diri dan nyaman di setiap langkah. (Red. Elmediora | Doto: Dok. Cole Haan)

  • Waspadai Aritmia & Kenali Irama Jantung Sebelum Terlambat dengan Meraba Nadi Sendiri

    Waspadai Aritmia & Kenali Irama Jantung Sebelum Terlambat dengan Meraba Nadi Sendiri

    Aritmia masih menjadi salah satu penyebab utama gangguan kardiovaskular yang sering luput dari perhatian masyarakat. Aritmia atau penyakit gangguan irama jantung masih kalah populer dibandingkan dengan penyakit jantung koroner atau penyakit jantung bawaan, padahal dengan melakukan deteksi dini secara sederhana saja dapat menyelamatkan banyak nyawa. Langkah sederhana seperti memeriksa denyut nadi sendiri sebagai deteksi dini sudah dapat mendeteksi aritmia. Hal inilah yang menjadi dasar dari kampanye “MEraba NAdi SendiRI (MENARI)”, sebagai bagian dari gerakan global Pulse Day 2026, yang mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap irama jantung mereka sebelum terlambat dan berakibat fatal.

    Dalam sambutanya, Dr. dr. Dicky Armein Hanafy, Sp.JP(K), FIHA, FAsCC, Head of Pulse Day Task Force, Chairperson of Public Affairs Committee Asia Pacific Heart Rhythm Society (APHRS), menyatakan, “APHRS merupakan organisasi yang berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pelayanan bagi pasien dengan gangguan irama jantung di kawasan Asia-Pasifik.

    Pulse Day adalah inisiatif kesadaran global tahunan yang didedikasikan untuk meningkatkan pemahaman tentang aritmia jantung. Hari ini bertujuan untuk menginspirasi masyarakat di seluruh dunia agar mengambil langkah-langkah sederhana namun berdampak besar dalam melindungi kesehatan jantung mereka, seperti memahami irama jantungnya, memeriksa denyut nadi secara rutin, dan mencari nasihat medis jika ditemukan ketidakteraturan. “Cara mengecek denyut jantung yaitu dengan meletakkan jari telunjuk dan jari tengah di pergelangan tangan atau leher, hitung denyutnya selama 30 detik dan kalikan 2 untuk mendapatkan denyut per menit. Denyut normal biasanya berada di kisaran 60 hingga 100 detak per menit,” jelas dr. Dicky.

    Pulse Day sendiri merupakan inisiatif global yang didedikasikan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Aritmia. Hari ini jadi momentum untuk menginspirasi masyarakat di seluruh dunia agar mengambil langkah-langkah sederhana namun berdampak besar dalam melindungi kesehatan jantung, seperti memahami irama jantungnya, memeriksa denyut nadi secara rutin, dan mencari nasihat medis jika ditemukan ketidakteraturan.

    Pulse Day diperingati setiap 1 Maret (1/3), sebagai pengingat bahwa 1 dari 3 orang di dunia berisiko mengalami Aritmia serius sepanjang hidupnya. Tahun ini, APHRS memimpin pelaksanaan Pulse Day di bawah bimbingan dan kolaborasi dengan sister societies, yaitu EHRA, HRS, dan LAHRS, juga didukung oleh Arrhythmia Alliance (UK) dan World Heart Federation. dr. Dicky menekankan, kolaborasi lintas negara ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran global terhadap aritmia. “Pulse Day bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi sebuah gerakan bersama yang mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk mengenal irama jantungnya, memeriksa denyut nadi secara rutin, dan segera berkonsultasi bila terdapat kelainan,” katanya.

    “Salah satu fokus utama Pulse Day adalah deteksi dini Atrial Fibrillation (AF), salah satu jenis Aritmia yang paling sering ditemukan dan menjadi penyebab utama stroke yang sebenarnya dapat dicegah. AF sering kali tidak menimbulkan gejala khas, sehingga banyak yang tidak menyadari bahwa dirinya berisiko. Melalui kampanye MENARI, kami ingin mengingatkan bahwa langkah kecil seperti memeriksa nadi bisa berdampak besar, bahkan menyelamatkan hidup,” jelas dr. Dicky.

    Terkait AF, dr. Dicky menambahkan bahwa ini adalah kondisi ketika irama jantung menjadi tidak teratur dan sering kali sangat cepat. “Irama jantung yang tidak teratur ini dapat menyebabkan terbentuknya gumpalan darah di jantung, yang berpotensi memicu Stroke, Gagal jantung, maupun berbagai komplikasi lain yang berkaitan dengan sistem kardiovaskular. Gejala AF dapat berbeda-beda pada setiap orang, namun umumnya meliputi detak jantung yang cepat atau berdebar kuat (palpitasi), nyeri dada, pusing, kelelahan, kelemahan tubuh, sesak napas, hingga menurunnya kemampuan berolahraga. Pada beberapa kasus, gejala tersebut dapat muncul dan menghilang secara tiba-tiba, tetapi pada sebagian lainnya dapat berlangsung terus-menerus dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

    Pada kesempatan yang sama, dr. Agung Fabian Chandranegara, Sp.JP(K), FIHA, Sekretaris Jenderal PERITMI/Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS) juga menyoroti fenomena Sudden Cardiac Death (SCD) atau kematian jantung mendadak sebagai salah satu masalah kardiovaskular serius.

    “SCD menyumbang sekitar 10 hingga 15 persen dari seluruh kematian global setiap tahunnya. Ini artinya, jutaan nyawa hilang secara tiba-tiba akibat gangguan irama jantung yang sering tidak terdeteksi sebelumnya. Secara global, insiden SCD pada populasi umum diperkirakan mencapai 40–100 kasus per 100.000 orang per tahun. Meskipun angka kematian sempat menurun antara tahun 1999 hingga 2018, data terbaru menunjukkan peningkatan signifikan sejak 2018, menandakan bahwa tantangan ini masih jauh dari selesai. Laki-laki tercatat memiliki risiko lebih tinggi dibanding perempuan, dengan perbandingan angka mortalitas 5,23 berbanding 2,71,” ujar dr. Agung.

    “Di Indonesia, data mengenai SCD atau henti jantung di luar rumah sakit (Out-of-hospital cardiac arrest/OHCA) belum terdokumentasi secara nasional, namun beban penyakit kardiovaskular yang terus meningkat mengindikasikan potensi kasus yang tinggi. Berdasarkan jaringan Pan-Asian Resuscitation Outcome Study (PAROS), tingkat kelangsungan hidup setelah OHCA di kawasan Asia rata-rata hanya sekitar 4–6 persen, jauh di bawah angka di negara-negara Barat. Ini menunjukkan pentingnya sistem tanggap darurat yang kuat dan edukasi publik agar masyarakat tahu apa yang harus  dilakukan ketika seseorang mengalami henti jantung,” tambah dr. Agung. (Red. Elmediora | Foto: Dok. APHRS)

  • NIVEA Derma Control Menjaga Kulit Ketiak Tetap Wangi, Kering, dan Nyaman Seharian

    NIVEA Derma Control Menjaga Kulit Ketiak Tetap Wangi, Kering, dan Nyaman Seharian

    NIVEA kembali menghadirkan inovasi terbaru melalui peluncuran NIVEA Derma Control, deodoran yang tidak hanya melindungi ketiak dari bau badan, basah, dan gatal, tetapi juga merawat kesehatan kulit ketiak layaknya skincare. Peluncuran ini dirayakan melalui acara Derma Control District di Mall Kelapa Gading 3, menghadirkan pengalaman interaktif yang memadukan science dan self-care. Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas, mulai dari skin check & dermatologist consultation, virtual padel challenge, hingga Deo-Licious Smoothie (smoothie bar). Keseruan acara juga semakin lengkap dengan penampilan musisi Adrian Khalif pada 31 Oktober dan Barasuara pada 1 November.

    Dengan konsep “skincare for your underarms”, NIVEA Derma Control menghadirkan formula inovatif yang mengandung Micro Hyaluron dan Vitamin untuk menjaga kulit ketiak tetap wangi, kering, dan nyaman hingga 72 jam. Micro Hyaluron membantu menjaga skin barrier agar tetap kuat dan lembap, melindungi kulit dari bau dan keringat berlebih.

    Kulit ketiak adalah salah satu bagian kulit paling tipis dan bahkan lebih sensitif daripada kulit wajah yang setiap harinya juga terpapar oleh skin aggressor, seperti gesekan dengan baju dan alat cukur. Oleh karenanya, NIVEA Derma Control dapat memberikan perlindungan lebih bagi kulit ketiak dengan adanya kandungan Micro Hyaluron. Formula ini pun telah teruji secara dermatologis dan aman digunakan setiap hari, bahkan untuk kulit sensitif.

    Marketing Director NIVEA, Agung Panditanegara menyampaikan, “Melalui NIVEA Derma Control, kami ingin memperkenalkan cara baru dalam merawat diri, bahwa deodorant juga bisa menjaga kesehatan kulit ketiak, bukan hanya menutupi bau. Ini adalah next level deodorant yang bisa menjaga kulit ketiakmu. Kandungan yang ada di dalam NIVEA Derma Control juga sudah teruji secara dermatologis dan aman untuk digunakan setiap hari, untuk kulit sensitif pun.”

    Seluruh varian NIVEA Derma Control dikembangkan berdasarkan riset dan keahlian dermatologi yang mendalam. Produk ini terbukti membantu mengurangi iritasi dan mendukung pemulihan kulit ketiak, terutama setelah proses pencukuran atau hair removal. Dengan tekstur ringan, cepat meresap, dan bebas noda, pengguna dapat merasakan langsung hasil nyata berupa kulit ketiak yang lebih sehat.

    “Kulit ketiak adalah area yang sensitif dan sering diabaikan. Kandungan seperti Micro Hyaluron dan Vitamin pada NIVEA Derma Control membantu menenangkan, menjaga kelembapan, serta memperkuat skin barrier agar tetap sehat dan tidak mudah iritasi, sehingga kulit ketiak tidak mudah bau, basah, dan gatal” jelas dermatologist dan content creator dr. Nadia Alaydrus.

    NIVEA Derma Control hadir dalam tiga varian yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit ketiak:

    • Defend: dengan Micro Hyaluron dan Pro-Vitamin B5 untuk perlindungan hingga 72 jam serta membantu meredakan rasa gatal.
    • Bright Repair: dengan Vitamin C dan Licorice Extract untuk membantu mencerahkan kulit ketiak dan menyamarkan noda gelap.
    • Restore: dengan Vitamin E dan Micro Hyaluron yang berfungsi menutrisi serta melembabkan kulit sensitif agar lebih sehat dan lembut.

    Ketiganya diformulasikan tanpa residu dan tanpa rasa lengket, memberikan kenyamanan maksimal bahkan untuk kulit paling sensitif. Melalui rangkaian ini, NIVEA menegaskan komitmennya dalam menghadirkan perawatan kulit ketiak yang efektif dan aman bagi para pengguna.  (Red. Elmediora | Foto: Nivea)

  • Begini Tiga Cara Baru Menicon Global Memandang Dunia Lewat Tiga Lini Miru di JFW 2026

    Begini Tiga Cara Baru Menicon Global Memandang Dunia Lewat Tiga Lini Miru di JFW 2026

    Kabar gembira dari Global akhirnya memperkenalkan cara baru menikmati penglihatan yang sehat dan penuh gaya di tengah gemerlap Jakarta Fashion Week 2026, melalui tiga lini lensa kontak disposable terbarunya: Miru 1day Flat Pack, Miru 1day UpSide, dan Miru 1month. Ketiganya hadir untuk mendukung gaya hidup aktif, modern, dan sadar kebersihan, tanpa kompromi pada kenyamanan dan kesehatan mata. “Melalui Miru, kami ingin menghadirkan pengalaman to see differently, bukan hanya melihat lebih jelas, tapi juga lebih praktis, lebih nyaman, dan lebih personal,” ujar Yamashita – san, perwakilan Menicon Global, perusahaan asal Jepang yang telah menjadi pionir inovasi lensa kontak sejak 1951.

    Bagaimana Melihat Dunia a la Miru:

    1. Miru 1day Flat Pack – Simpel, Tipis, dan Ramah Lingkungan

    Dikenal sebagai the slimmest contact lens packaging in the world, Miru 1day Flat Pack tampil dalam kemasan ultra-tipis dan ringan, mudah dibawa bepergian, serta hanya menggunakan 0,2 ml cairan lensa untuk mengurangi limbah plastik hingga 80%.

    Dengan teknologi Smart Touch™, pengguna hanya menyentuh sisi luar lensa, menjaga kebersihan dan mengurangi risiko kontaminasi bakteri hingga tiga kali lebih rendah dibanding kemasan konvensional. Lensa selalu dalam posisi siap pakai, tidak perlu khawatir terbalik atau kotor. Ringkas, higienis, dan siap dipakai kapan saja, Miru 1day Flat Pack adalah pilihan sempurna untuk mereka yang aktif dan peduli lingkungan.

    1. Miru 1day UpSide – Kebebasan dan Kenyamanan Seharian

    Menggabungkan bahan Silicone Hydrogel generasi terbaru MeniSilk™ Air dan teknologi NanoGloss™ Pro, Miru 1day UpSide menawarkan kombinasi ideal antara sirkulasi oksigen tinggi dan kelembutan luar biasa. Desain ergonomisnya mengikuti anatomi kelopak mata, memastikan stabilitas penglihatan, bahkan saat pengguna aktif berolahraga atau berkegiatan seharian. “Bagi generasi muda yang ingin tampil percaya diri tanpa ribet, Miru 1day UpSide memberikan kebebasan untuk melihat dan bergerak dengan nyaman sepanjang hari,” tambah Yamashita San.

    1. Miru 1month – Teknologi dan Kenyamanan dalam Keseimbangan

    Untuk mereka yang menginginkan keseimbangan antara performa dan efisiensi, Miru 1month hadir sebagai lensa monthly dengan teknologi unggulan MeniSilk™ dan NanoGloss™. Kedua inovasi ini memberikan oksigen tinggi, permukaan super halus yang tahan bakteri, serta hidrasi optimal untuk mata yang tetap putih dan sehat dari pagi hingga malam. Dengan desain tepi yang seragam dan transmisi oksigen optimal di seluruh permukaan, Miru 1month memberikan kenyamanan maksimal bagi pengguna aktif yang menginginkan solusi berkelanjutan tanpa harus mengganti lensa setiap hari.

    Ekspresi Keindahan PAPION

    Turut memeriahkan peluncuran Miru di Jakarta Fashion Week 2026, hadir PAPION, girl group internasional yang tengah naik daun. Nama PAPION terinspirasi dari kata Prancis Papillon yang berarti kupu-kupu—simbol keberagaman, transformasi, keindahan, kebebasan, dan kebahagiaan. Dengan anggota dari Indonesia, Thailand, dan Amerika Serikat, PAPION memadukan latar belakang dan gaya unik masing-masing anggota dalam satu konsep tanpa batas, menghadirkan energi segar dan pesona global ke dunia musik pop. (Red. Elmediora | Foto: Dok. Miru)

  • HP Lipat Samsung Praktis & Memudahkan Kegiatan Keseharian Prilly Latuconsina dan Andy Garcia

    HP Lipat Samsung Praktis & Memudahkan Kegiatan Keseharian Prilly Latuconsina dan Andy Garcia

    Pasar HP lipat semakin marak dengan inovasi desain dan fitur AI Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 yang revolusioner. Keduanya dinilai menciptakan momentum pertumbuhan baru bagi segmen HP lipat setelah melampaui penjualan dari setiap pendahulunya. Lantas, apa yang membuat HP lipat Samsung terbaru begitu diminati oleh konsumen?

    Salah satu jawabannya adalah peningkatan integrasi Google Gemini yang memberikan pilihan tak terbatas bagi pengguna untuk menjelajahi banyak hal. Mau gali informasi atau cari passion baru, semuanya bisa dilakukan dengan lebih cepat dan mudah. Ditambah dengan desain yang inovatif, Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 memberikan pengalaman yang begitu personal dan intuitif.

    “Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 bukan cuma soal teknologi lipat, tapi soal membuka peluang di tengah gaya hidup yang dinamis. Lewat integrasi Google Gemini, pengguna bisa mengeksplorasi passion, menemukan potensi diri, dan mewujudkan kesuksesan yang berkelanjutan. Fitur seperti Gemini Live membantu mencari inspirasi, saran, dan insight secara real-time dengan lengkap dan mudah. Sementara Google Nano Banana mendorong kreativitas lintas bidang melalui pembuatan dan penyempurnaan visual,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.

    Kecanggihan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 pun dirasakan langsung oleh Andy Garcia dan Prilly Latuconsina. Andy sangat terbantu dengan fleksibilitas layar besar dan kecerdasan Gemini di Galaxy Z Fold7 untuk merancang konsep konten. Sementara itu, Prilly bisa explore bakat dan minatnya lebih luas lagi berkat dukungan Gemini di Galaxy Z Flip7 yang membantunya mengolah ide secara instan.

    Evolusi Berkreasi ala Andy

    Perjalanan Andy Garcia adalah bukti bahwa teknologi seperti smartphone dapat menjadi katalis untuk mengembangkan kreativitas. Dari videografer di balik layar, Andy kini menjadi content creator yang tampil percaya diri di depan kamera. Di setiap kontennya, mulai dari travel vlog hingga food review, Andy selalu memadukan visual yang memukau dan storytelling yang engaging.

    Konten-konten yang menarik itu bisa lahir salah satunya berkat kreativitas Andy dalam memaksimalkan kecerdasan Galaxy Z Fold7. “Saya sering brainstorming dengan Gemini Live untuk mematangkan konsep konten hingga menyusun naskah video dengan hook yang menarik. Bahkan, juga sering merekam diri kewat Gemini Live untuk menerima masukan dalam melatih caranya berbicara di depan kamera. Selain itu, saya menggunakan Gemini Canvas dan Google Nano Banana untuk meningkatkan kualitas konten. Andy pakai Gemini Canvas untuk membuat trivia-trivia menarik seputar bahasa dan budaya lokal dari daerah yang ia kunjungi. Sementara Google Nano Banana untuk bikin mockup visual seperti thumbnail konten di media sosial,” ungkap Andy.

    Cara Prilly Berkarya di Berbagai Bidang

    Sama seperti Andy, Prilly Latuconsina juga selalu membuka peluang baru untuk berkreasi di bidang yang lebih luas. Setelah mengawali kariernya sebagai aktris, Prilly kini melebarkan sayapnya dengan menjadi produser film, entrepreneur, hingga dosen.

    Dalam kesehariannya yang padat, Prilly mengaku bahwa Galaxy Z Flip7 selalu berada di genggamannya. Dia sangat suka dengan kehadiran Gemini Live di FlexWindow, karena bisa digunakan tanpa harus buka HP. Dengan fitur ini, Prilly bisa merangkum materi yang dibutuhkan dengan lebih praktis guna mempersiapkan dirinya sebelum meeting dengan investor, bertemu klien, atau mengajar.

    “Aku percaya bahwa kita selalu punya ruang untuk belajar. Jadi, aku bener-bener maksimalin Galaxy Z Flip7 untuk belajar banyak hal baru. Berkat Gemini AI yang cerdas dan intuitif di Galaxy Z Flip7, aku bisa selalu siap untuk meningkatkan skill aku dalam menjalankan bisnis, menjaga kelancaran produksi film, maupun mengajar. Ditambah dengan desainnya yang iconic, Galaxy Z Flip7 juga memberikan fleksibilitas lebih buat aku menaklukkan berbagai situasi di tengah keseharian yang padat,” ujar Prilly Latuconsina, Aktris sekaligus Team Galaxy.  (Red. Elmediora | Foto: Dok. Samsung)

  • Perkuat Kompetensi Apoteker Hansaplast X Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Hadirkan Buku Panduan Perawatan Luka

    Perkuat Kompetensi Apoteker Hansaplast X Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Hadirkan Buku Panduan Perawatan Luka

    Berkomitmen untuk menghadirkan inovasi dan edukasi penting berbasis sains guna meningkatkan kualitas perawatan luka di Indonesia terus-menerus dilakukan oleh Hansaplast. Tahun ini, bersama Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Hansaplast memperkuat langkah nyata tersebut melalui peluncuran buku panduan “Penatalaksanaan Luka untuk Apoteker: Edukasi, Skrining, dan Pemilihan Produk yang Tepat”, yang diperkenalkan secara resmi dalam ajang First Aid Conference 2025.

    Panduan ini merupakan panduan pertama di Indonesia yang secara khusus disusun bagi apoteker, sebagai standar praktis berbasis bukti ilmiah dalam edukasi, skrining luka awal, serta merekomendasikan produk perawatan luka yang tepat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi apoteker sebagai tenaga kesehatan lini pertama dalam mendukung praktik perawatan luka yang profesional, aman, dan efektif.

    BU Health Care Director PT Beiersdorf Indonesia, Vivilya Lukman, menyampaikan “Peluncuran buku panduan perawatan luka bagi apoteker merupakan langkah nyata Hansaplast dalam mendukung peningkatan kompetensi dan edukasi tenaga farmasi di Indonesia. Kami percaya, apoteker memiliki peran strategis dalam membangun literasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam memberikan edukasi dan rekomendasi perawatan luka yang tepat. Melalui panduan ini, kami berharap apoteker dapat semakin percaya diri dan berperan aktif dalam memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada pasien,”

    “Apoteker memegang peran kunci sebagai lini pertama pelayanan kesehatan, termasuk dalam edukasi dan pemilihan produk untuk perawatan luka yang tepat. Kolaborasi antara IAI dan Hansaplast dalam bentuk peluncuran buku panduan tersebut merupakan langkah positif untuk meningkatkan kompetensi apoteker melalui pendekatan berbasis bukti dan inovasi teknologi. Kami berharap panduan ini dapat menjadi standar nasional bagi apoteker di seluruh Indonesia dalam menjalankan praktik perawatan luka yang profesional dan berorientasi pada pasien” ucap Dr. apt. Lusy Noviani, M.M., selaku penulis panduan.

    Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Apt. Noffendri, S.Si., juga menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini “IAI menyambut baik kolaborasi strategis dalam peluncuran buku panduan ini. Saya yakin, bersama Hansaplast, inisiatif ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi apoteker, khususnya dalam perawatan luka. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat peran apoteker dalam penanganan luka, tetapi juga mendukung pengembangan kompetensi profesional melalui panduan yang edukatif, komprehensif, dan relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan.”

    “Dalam kesempatan First Aid Conference 2025 ini, kami juga memperkenalkan Hansaplast Second Skin Protection sebagai Inovasi terbaru dari Hansaplast. Kehadiran produk ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan solusi berbasis sains yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Hansaplast second skin protection kami posisikan sebagai solusi modern dalam penanganan luka akut maupun kronis yang dirancang  agar masyarakat Indonesia bisa tetap aktif, produktif, dan percaya diri saat mengalami luka” tutup Vivilya Lukman. (Red. Elmediora | Foto: Dok. Hansaplast)

  • Wulan Guritno Tak Lagi Benci Cermin, Begini Caranya Hilangkan Bopeng Bekas Jerawat

    Wulan Guritno Tak Lagi Benci Cermin, Begini Caranya Hilangkan Bopeng Bekas Jerawat

    Di momen peluncuran kampanye “Insecurity Uncovered” yang digelar saat matahari terbenam di Alto Restaurant & Bar Four Seasons Hotel Jakarta, Wulan Guritno menghapus makeup-nya secara simbolis. Untuk pertama kalinya, ia tampil dengan bare face di hadapan media, sahabat-sahabat terdekat, dan para tamu undangan. Menunjukkan bahwa keberanian bukan soal sempurna, tapi tentang kejujuran dan penerimaan diri.

    Momen ini menjadi tonggak penting dalam gerakan yang ia mulai bersama ZAP Premiere: mengajak perempuan lain untuk berdamai dengan luka dan menyadari bahwa healing feels better together. Wulan menegaskan bahwa keberaniannya tampil bare face di depan publik bukan bentuk klarifikasi, tapi ajakan terbuka untuk berdamai dengan diri sendiri. “Saya sudah menjalani berbagai perawatan, baik di dalam maupun luar negeri, mencoba berbagai produk, tapi faktanya, acne scar tidak bisa 100% hilang. Itu bukan kegagalan, tapi realita dan yang berubah bukan hanya kulit saya, tapi cara saya melihat diri sendiri. Setelah 5 sesi bersama ZAP Premiere, kondisi kulit saya membaik hingga 70%. Untuk pertama kalinya dalam 20 tahun, saya merasa cukup dan percaya diri tanpa perlu menyembunyikan apa pun lagi,” tambahnya.

    Gerakan Dua Arah Perangi Bekas Jerawat

    Melalui kampanye “Insecurity Uncovered”, Wulan dan ZAP Premiere meluncurkan sebuah gerakan dua arah:

    • Mini series dokumenter yang menampilkan proses penyembuhan Wulan secara jujur,tanpa script dan tanpa makeup, tayang setiap Rabu pukul 18.00 WIB di Instagram &TikTok @zappremiere.
    • Bundling perawatan khusus “Wulan’s Acne Scars Healing Series” yang dibukauntuk publik, agar siapa pun bisa mengikuti jejak pemulihan nyata seperti yang Wulanjalani. Kampanye ini bukan sekadar momen personal, tapi ajakan kolektif untuk berdamai dengan luka dan kembali percaya diri—tanpa ilusi kesempurnaan.

    Masalah jerawat hormonal dan bekas luka yang mendalam membuat Wulan Guritno sempat kehilangan rasa percaya dirinya. “Ada masa di mana saya benar-benar benci melihat cermin,” tuturnya “Rasanya sulit sekali percaya bahwa kulit ini bisa pulih. Tapi hari ini, aku bisa bilang: perubahan itu mungkin, asal kita tidak menyerah dan punya tempat yang bisa dipercaya.”

    Wulan bukan satu-satunya. Menurut ZAP Beauty Index 2024, 48,8% wanita milenial di Indonesia menyebut bekas jerawat sebagai masalah kulit utama mereka, bahkan lebih tinggi dari kerutan atau tanda penuaan.

    Perjalanan Penyembuhan Yang Terdokumentasi, Tanpa Scrip, Tanpa Akting Mini series dokumenter, dimulai pada 22 Oktober 2025 malam ini, dengan penayangan perdana episode 1 eksklusif di Alto Restaurant, Four Seasons Hotel Jakarta. Selama lima sesi intensif dalam 5 bulan terakhir, Wulan menjalani rangkaian perawatan yang dikurasi langsung oleh tim medis & dermatologist ZAP Premiere, untuk mengobati acne scars aktif dan jerawat hormonal.

    Detail 5 Sesi Perawatan Wulan Guritno Di Zap Premiere:

    Sesi 1

    ✔️ Facial Ekstraksi Komedo

    ✔️ Microneedling

    ✔️ Secretome

    Sesi 2

    ✔️ Laser Fractional Er: YAG

    ✔️ PRP Serum Injection

    Sesi 3

    ✔️ Laser Pico

    ✔️ Rejuran S (Subcision)

    Sesi 4

    ✔️ Double Pro Yellow Laser

    ✔️ Exosome

    ✔️Advanced Cross TCA Acne Scar

    Sesi 5

    ✔️ Sofwave

    ✔️ Juvederm Volite

    Acne Scar Tidak Bisa 100% Sembuh, Tapi Bisa Ditangani  

    “Scar healing bukan sekadar tindakan tapi proses yang emosional,” jelas dr. Dara Ayuningtyas, VP Medical ZAP Group. “Yang membedakan adalah strategi. Di ZAP Premiere, kami tidak menjual mimpi instan. Kami menciptakan langkah-langkah medis yang realistis dan terukur termasuk bagi kasus kompleks seperti yang dialami Wulan,” ujarnya.

    Respons netizen terhadap keberanian Wulan pun beragam. Banyak yang akhirnya menyadari bahwa sosok Wulan yang selama ini tampil percaya diri, juga pernah menyembunyikan luka. Kampanye ini memicu diskusi luas di media sosial, tidak lagi soal kesempurnaan kulit, tapi tentang keberanian untuk sembuh dan menjadi versi terbaik dari diri sendiri.

    Healing Is Not A Solo Journey

    Melalui gerakan #HealingFeelsBetterTogether, Wulan juga membuka komunitas digital bernama Acne Healing Circle, sebuah ruang aman bagi para acne fighter untuk saling berbagi kisah, dukungan, dan kekuatan dalam proses pemulihan. Kampanye Ini Bukan Sekadar Transformasi Wajah —Tapi Refleksi Diri Yang Paling Dalam Perjalanan Wulan adalah bukti bahwa healing bukan tentang kesempurnaan, tapi tentang keberanian untuk jujur pada diri sendiri. Bahwa setiap luka yang kita alami, bisa berubah menjadi kekuatan, jika kita cukup berani untuk tidak menyembunyikannya lagi. (Red. Elmediora | Foto: Dok. ZAP)